Round-Up

Dugaan Cekcok Suami Istri Bikin Seratusan Rumah Dilalap Api

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 21:03 WIB
Warga korban kebakaran Tamansari, Jakarta, sambangi tempat tinggal mereka yang hangus terbakar. Mereka mencari barang berharga yang masih dapat diselamatkan
Pascakebakaran Tamansari Jakbar. (Grandyos Zafna/detikcom)

Satriadi mengatakan penyebab kebakaran yang terjadi tidak bisa disamaratakan. Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait potensi kebakaran akibat kompor gas.

"Jangan sampai ada sumbatan, terus listrik juga jangan menggunakan peralatan yang tidak sesuai dengan standar SNI, colokan dipakai sesuai dengan ketentuan, jangan timpa-timpa berapa colokan, itu kita lakukan. Beberapa case kejadian waktu di Matraman ada yang 10 orang meninggal itu, ada kelalaian karena biasalah kalau ngontrak ada parkir motor di depan pintu, karena kelalaian ada bensin ada yang ngerokok akhirnya terjadi," ujar Satriadi.

Sementara itu, polisi membantah kabar soal dugaan kebakaran di Keagungan, Tamansari, dipicu cekcok suami istri. Polisi telah menganalisis video yang dikaitkan dengan kebakaran di Keagungan, Jakarta Barat.

"Jadi video yang beredar itu sudah kita crosscheck, kita tampilkan pembanding kamar yang asli dengan yang ada di video. Kamar yang asli versi dokumen foto-foto sebelum kejadian yang kita dapati di handphone pemilik penghuni dan versi tuan rumah, itu bukan kamar TKP. Jadi video itu tidak benar," kata Kapolsek Tamansari AKBP Iver Son Manossoh.

Iver meminta warga tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Dia menyebut hingga kini pihaknya masih menunggu hasil dari Puslabfor Polri untuk memastikan penyebab kebakaran.

Dia meminta semua pihak bersabar menunggu hasil pengecekan dari Puslabfor Polri terkait penyebab kebakaran.

"Kalau ada tanda-tanda dari labfor itu yang jadi acuan kita untuk menduga-duga. Kalau ada unsur-unsur lain di situ itu yang jadi referensi kita," ujar Iver.

"Tapi yang video itu sudah kita crosscheck dari tuan rumah maupun data yang tersimpan dari handphone penghuni yang diduga itu, sementara itu bukan dari kamar TKP," sambungnya.

Halaman

(idn/idn)