Pemprov DKI Belum Wajibkan Ijazah PAUD Jadi Syarat PPDB

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 20:33 WIB
Ilustrasi PPDB (Andhika Akbarayansyah)
Foto Ilustrasi PPDB (Andhika Akbarayansyah/detikcom)

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta menerapkan layanan wajib pendidikan anak usia dini (PAUD) selama satu tahun. Layanan ini berlaku pada tahun ajaran 2021-2022.

"PAUD berupa stimulasi terhadap perkembangan anak yang wajib dilakukan sejak anak usia dini. Jika ini tidak dilakukan, akan memberikan akibat yang fatal terhadap perkembangan anak selanjutnya," ujar Nahdiana melalui keterangan tertulis, Jumat (12/3/2021).

Layanan ini berlaku bagi anak usia 5 sampai dengan 6 tahun. Nahdiana menerangkan sejumlah kajian telah dilakukan, mulai dari aspek yuridis, teoritis hingga empiris.

Kajian dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia serta Program Studi Pendidikan Guru PAUD Universitas Negeri Jakarta. Hasil kajian menyatakan absennya PAUD akan berakibat fatal terhadap perkembangan anak selanjutnya.

Berdasarkan pemetaan mutu PAUD yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 90% lembaga PAUD di DKI Jakarta mampu mengakomodir layanan ini. Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta berupaya memperluas akses pendidikan PAUD di wilayah lainnya.

Terkait PPDB, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan pihaknya berencana meningkatkan komposisi PPDB 2021/2022. Namun teknis pelaksanaannya akan segera diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

"Ke depan kita akan tingkatkan lagi komposisinya persentasenya sesuai dengan Permendikbud. Nanti akan diumumkan oleh Pak Gubernur," ucap Riza, Kamis (15/4/2021).

Politikus Gerindra itu mengklaim PPDB tahun lalu berhasil meningkatkan kualitas pendidikan. Kini, tak ada lagi sekolah unggulan karena kompetensi anak merata di setiap sekolah.

Halaman

(maa/maa)