Cara Humanis Polres Jakpus Ingatkan Prokes Sambil Berbagi Takjil

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 20:30 WIB
Polres Jakpus bagi-bagi takjil ke tunawisma
Foto: Polres Jakpus bagi-bagi takjil ke tunawisma (dok.Humas Polres Jakpus)
Jakarta -

Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang penuh suasana keakraban. Pandemi COVID-19 membuat masyarakat harus menjaga jarak agar tidak membuat kerumunan di bulan Ramadan.

Polisi pun tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan. Bertepatan di bulan suci Ramadan ini, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat melakukan pendekatan humanis dalam mengingatkan warga soal prokes, salah satunya dengan berbagi takjil.

"Kami memberikan kepada 200 tunawisma paket sembako dan takjil yang bertempat di depan pintu 8 JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, Rabu (21/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Hengki mengingatkan para tunawisma untuk tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19. Pembagian makanan buka puasa dan bingkisan juga dilakukan dengan menerapkan prokes menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan program Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yakni 'Ramadan Berkah'. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

"Berbuat baik dengan pemberian takjil atau makanan berbuka puasa di bulan penuh berkah ini sangat dianjurkan dalam islam. Namun masih banyak kebaikan lain, dapat diberikan dengan lebih banyak manfaat kepada masyarakat," imbuh Hengki.

Hengki mengungkapkan kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian dalam mengayomi masyarakat. Menurutnya, polisi tak harus melulu memberikan perlindungan hukum, tetapi juga ikut membantu masyarakat dalam berkehidupan sosial dan bermasyarakat.

"Ini sebagai bentuk perhatian dan kedekatan kami kepada masyarakat. Mengayomi tidak harus memberikan perlindungan hukum, tetapi bagaimana agar polisi juga bisa memberikan kebaikan bagi sesamanya," tutupnya.

(mea/mea)