Viral Bule Rusia Mesum Diduga di Gunung Batur Bali

Sui Suadnyana - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 14:47 WIB
“Semalam sudah diperiksa 4 siswa dengan orang tuanya, mereka mengaku dikirimi berbagi gambar porno,” ujar Hendy.

Sejauh ini polisi belum menemukan indikasi adanya tindak asusila terhadap 4 siswi yang dikirimi chat porno. Namun polisi masih melakukan pendalaman.
        
“Hingga tadi malam, dari keempat siswi yang kita periksa masih sebatas dikirim chat porno. Apabila dalam perkembangan penyidikan ada korban yang mendapat perilaku menyimpang, maka kita berikan trauma healing,” tutur Hendy.
Foto: Ilustrasi video porno (Fuad/detikcom)
Denpasar -

Sebuah video yang menampilkan adegan mesum yang diduga dilakukan warga negara asing (WNA) Rusia viral di media sosial (medsos). Adegan mesum tersebut diduga dilakukan di kawasan Gunung Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Dalam penelusuran detikcom, video tersebut diunggah dalam situs dewasa. Video berdurasi 3 menit 44 detik itu telah diunggah sekitar 1 tahun yang lalu dan telah ditonton sebanyak 1,2 juta orang.

Kapolres Bangli, I Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan, bahwa pihaknya baru mengetahui viralnya video tersebut. Dia mengatakan telah menerjunkan tim untuk menelusuri kasus tersebut.

"Kita kan baru tahu juga ini, kan baru viral. Jadi yang pertama kita harus cek ke TKP dulu. Jadi masih ditelusuri oleh anggota, dicek ke TKP untuk masalah identik atau tidak lokasinya," kata Agung Dhana saat dihubungi detikcom dari Denpasar, Rabu (21/4/2021).

Sembari menelusuri TKP, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Unit Cybercrime Polda Bali. Melalui Unit Cybercrime nantinya akan ditelusuri mengenai media sosial yang menyebarkan video tersebut.

"Ditelusuri nanti kapan di-posting, kita koordinasi dengan Polda untuk mengetahuinya. Terus nanti baru ada tindak lanjutnya. Jadi ini kan kita baru tahu ini, semua juga baru," kata Agung Dhana.

Hingga saat ini, Agung Dhana mengatakan pihaknya belum bisa memberikan penjelasan apakah ada kemiripan lokasi antara di video dengan dugaan TKP. Dirinya masih menunggu hasil penelusuran dari anggota.

"Belum bisa saya bilang mirip apa endak mirip, karena masih ditelusuri oleh anggota. Nanti anggota kan dicari ke lokasi dulu, dia samakan dengan video. Harus kita pastikan dululah, sambil kita telusuri media sosialnya. Dan ini kita harus koordinasi dengan Polda," terang dia.

Selain dengan Polda, pihaknya juga bakal mengupayakan koordinasi dengan pihak Imigrasi. Sebab identitas mengenai keberadaan orang asing dipegang oleh institusi tersebut.

Simak juga 'Viral Bule di Bali Kelabui Petugas dengan Melukis Masker di Wajah':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/fjp)