Warga Diimbau Tak Asal Sambung Listrik Buntut Kebakaran di Keagungan Jakbar

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 17:16 WIB
Warga mengais barang sisa kebakaran Jl Keadilan Dalam, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (19/4/2021). Barang-barang itu akan dimanfaatkan kembali atau dijual.
Sisa-sisa Kebakaran Tamansari (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 130 rumah terdampak kebakaran di Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar). Penyebab kebakaran ini masih diselidiki meskipun ada dugaan sementara akibat korsleting listrik.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Hardiyanto Kenneth mengimbau warga waspada terhadap instalasi listrik. Sebab, menurutnya, sering kali kebakaran di permukiman padat bersumber dari persoalan kelistrikan.

"Pastikan kabel dan peralatan listrik juga dalam kondisi baik, dan jangan berikan beban yang berlebihan pada sirkuit listrik. Jangan menyambung listrik secara sembarang untuk menghindari dan mencegah korsleting listrik hingga bisa menimbulkan kebakaran rumah kembali terjadi lagi di lingkungan kita," kata Kenneth dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

Kenneth telah bertemu dengan korban kebakaran di Jalan Keadilan Dalam RT 02 RW 01, Keagungan, Tamansari. Dalam kesempatan itu, Kenneth, yang menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDIP DKI Jakarta, membuka dapur umum.

"Kami membuka posko dan dapur umum untuk melayani berbuka puasa dan sahur bagi korban kebakaran yang menjalankan ibadah puasa, kami menyediakan 1.000 bungkus nasi beserta lauk pauk dan 1.000 bungkus untuk sahur," ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Hardiyanto Kenneth.Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Hardiyanto Kenneth. (Foto: Dok. Istimewa)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meninjau lokasi kebakaran itu. Anies menyebut 130 rumah atau 263 keluarga terkena dampak kebakaran itu.

"Saya bersama Sekda dan Wali Kota Jakarta Barat, Kepala BPBD, dan Kepala Dinsos DKI mendatangi lokasi kebakaran di RT 002 RW 001, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat," kata Anies, Selasa (20/4/2021).

"Sejauh ini datanya terus berkembang, tapi sejauh ini ada 130 rumah 263 KK dan 822 jiwa yang terdampak," lanjutnya.

Diketahui, peristiwa kebakaran ini terjadi pada Minggu (18/4), tepatnya pukul 15.28 WIB. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

(idn/idn)