Ketua Komisi VI Faisol Ungkap Bahlil Cocok Jadi Menteri Investasi

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 15:21 WIB
Faisol Riza
Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza (Erlangga/dpr.go.id)
Jakarta -

Menteri Investasi santer diisukan akan diisi oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia via reshuffle kabinet. Kemungkinan tersebut juga diungkap oleh Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza.

Ketua DPP PKB ini menyebut sosok Bahlil cocok untuk mengisi posisi Menteri Investasi. Dia menyebut ada kemungkinan posisi tersebut memang akan diisi Bahlil.

"Pak Bahlil cocok jadi Menteri Investasi," ucap Faisol saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).

Faisol tidak menjelaskan alasan Bahlil cocok mengisi posisi tersebut. Namun Bahlil memang saat ini menduduki posisi Kepala BKPM.

Komisi VI DPR RI sendiri memang selama ini bermitra dengan Lembaga BKPM. Tak hanya itu, beredar kabar Lembaga BKPM memang disebut akan melebur menjadi Kementerian Investasi.

Kemungkinan itu awalnya diungkap oleh anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun. Dia menyebut BKPM memang perlu dinaikkan menjadi kementerian.

"Bisa jadi karena Bapak Presiden Jokowi melihat bahwa dengan selesainya UU Ciptaker untuk mendorong masuk investor asing lewat FDI maupun investasi dalam negeri, maka perlu BKPM dinaikkan statusnya sebagai kementerian, bukan lagi sebagai badan, walaupun selama ini BKPM sebagai badan setingkat menteri," sebut Misbakhun.

Tak hanya itu, kemungkinan Bahlil menduduki posisi Menteri Investasi sebelumnya juga diungkap oleh Wakil Ketua Komisi VI, Aria Bima. Dia menyebut posisi Menteri Investasi harus diisi oleh sosok seperti mobil F1 yang bergerak di jalan tol.

"Saya berharap kinerja Kementerian Investasi ke depan, mau tetap yang sekarang (Bahlil), mau diganti urusan presiden, yang jelas ini harus speed-nya Formula 1, bukan lagi sekadar mobil biasa, speed-nya Formula 1 dan harus berjalan di jalan tol, nggak mudah kan, Formula 1 di jalan sirkuit memang banter, (tapi) Formula 1 yang harus jalan di jalan tol yang banyak berbagai kendala di lapangan, itu saja. Untuk orang bukan wilayah saya bicara, untuk si Bahlil saya nggak bisa evaluasi karena tanggung jawabnya sebagai badan dulu terlalu sempit ya, dan itu semua kewenangan presiden," ucapnya.

Seperti diketahui, persetujuan pembentukan Kementerian Investasi diambil dalam rapat paripurna DPR RI, Jumat (9/4) pagi. Jokowi sebelumnya telah bersurat kepada DPR terkait pembentukan Kementerian Investasi.

Simak juga video 'Ngabalin Yakin Bahlil Lahadalia Jadi Menteri Investasi!':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/fjp)