Mengenal Gerhana Matahari: Pengertian, dan Jenis-Jenisnya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 12:25 WIB
Gerhana Matahari Total
Ilustrasi Gerhana Matahari Total (Foto: AP/Natacha Pisarenko)
Jakarta -

Fenomena alam gerhana matahari kerap menyita perhatian dan dinantikan masyarakat di seluruh dunia. Terlebih kemunculannya tergolong langka.

Berikut penjelasan mengenai Gerhana Matahari yang perlu kamu ketahui.

Melansir dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), gerhana matahari adalah peristiwa terhalangnya piringan matahari oleh bulan sehingga cahaya matahari akan terhalang sampai ke bumi. Umumnya, posisi matahari, bulan dan bumi berada di garis yang sama.

Akibat fenomena ini, bayangan bulan akan mengenai bumi karena bulan lebih kecil dari matahari, maka hanya sebagian tempat permukaan bumi yang terkena bayangan bulan.


Jenis-Jenis Gerhana matahari

Gerhana matahari total

Melansir dari situs Space, Gerhana Matahari total terjadi saat piringan matahari tertutupi seluruhnya oleh piringan bulan. Saat itu, piringan bulan bisa tampak sama besar dengan piringan matahari, atau bahkan lebih besar.

Rata-rata, gerhana jenis ini akan terjadi setiap 18 bulan sekali. Selama gerhana terjadi, bulan akan melemparkan bayangan umbra ke permukaan bumi, bayangan itu akan menutupi sepertiga dari seluruh planet hanya dalam beberapa jam. Jika berada di lokasi yang tepat, kita bisa menyaksikan cakram matahari menyusut menjadi bulan sabit saat bayangan gelap bulan menyerbu ke arah matahari.

Gerhana matahari total dapat berlangsung selama 7 menit 31 detik, meskipun sebagian besar gerhana total biasanya jauh lebih singkat.

Gerhana Matahari Sebagian (Parsial)

Gerhana matahari sebagian (parsial) terjadi ketika piringan bulan menutupi hanya sebagian piringan matahari. Sebagian matahari akan tetap terlihat selama gerhana terjadi. Oleh karenanya disebut sebagai gerhana matahari sebagian.

Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari cincin adalah peristiwa yang langka dan menakjubkan. Pada peristiwa ini, langit akan terlihat gelap. Durasi maksimum untuk gerhana cincin adalah sekitar 12 menit 30 detik.

Gerhana matahari cincin mirip dengan gerhana total karena bulan tampak melintas di tengah matahari. Bedanya, bulan terlihat lebih kecil untuk menutupi piringan matahari sepenuhnya.

Sesuai namanya, kita akan melihat bentuk seperti cincin.

Gerhana Matahari Hibrida

Gerhana ini di satu titik akan terlihat seperti gerhana total, sementara di waktu lainnya akan terlihat seperti gerhana cincin. Dalam kebanyakan kasus, gerhana ini dimulai sebagai gerhana cincin karena ujung umbra tidak terlalu dekat dengan Bumi, kemudian akan menjadi gerhana total.

Meski begitu, gerhana matahari ini jarang terjadi.

Dari semua gerhana matahari yang terjadi di bumi, sekitar 28% adalah total; 35% parsial; 32% annular; dan hanya 5% yang merupakan hibrida.

Kapan Gerhana Matahari Terjadi Lagi?

Melansir dari situs Space, Gerhana Matahari diperkirakan akan terjadi pada 10 Juni 2021 dengan jenis gerhana matahari cincin. Sebagian Greenland utara, sebagian Teluk Baffin di dekatnya, Teluk Hudson timur, dan Rusia timur laut akan berada di jalur 'cincin api'. Disebutkan bahwa gerhana akan mencapai puncaknya pada pukul 06:41 pagi EDT (1041 GMT).

Lihat juga Video: Penampakan Gerhana Matahari Total 2020 dari Luar Angkasa

[Gambas:Video 20detik]



(izt/imk)