Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Kalteng Bentuk Tim Anti Street Crime

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 20:24 WIB
Tim Anti Street Crime
Foto: Polda Kalteng
Jakarta -

Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) membentuk Tim Anti Street Crime untuk mengantisipasi kejahatan jalanan. Pembentukan itu ditandai dengan penyerahan senjata api jenis scorpion kepada personel reserse Polres dan jajarannya di Lapangan Ditsamapta Polda Kalteng, Kota Palangka Raya.

Penyerahan senpi scorpion langsung diserahkan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr Dedi Prasetyo dengan disaksikan oleh Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Ida Oetari Poernamasasi, Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kabinda Kalteng Brigjen TNI Sinyo, Asisten II administrasi perekonomian dan pembangunan Provinsi Kalteng Drs. H. Nurul Edy.

Dedi menyampaikan bahwa Polda Kalteng terus berbenah dan berupaya secara konsisten untuk menanggulangi segala bentuk gangguan kamtibmas. Sebagai buktinya, Polda Kalteng membentuk Tim Anti Street Crime atau disingkat TASC guna menangkal kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

"Semoga dengan adanya TASC ini dapan menjadi ujung tombak pencegahan dan penanggulangan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

Pada kesempatan sama, Polda Kalteng juga me-launching alat pendeteksi COVID-19 buatan Universitas Gajah Mada yaitu GeNose C19. Ia berharap dengan adanya alat ini dapat mendeteksi dini bagi petugas di lapangan sehingga angka penyebaran COVID-19 di Kalimantan Tengah dapat ditekan.

"Teknologi GeNose C-19 ini merupakan alat yang digunakan sebagai deteksi dini yang mampu mendeteksi virus Corona sekitar dua sampai tiga menit dengan keakuratan 90 hingga 97 persen dengan pengambilan sampel tes hanya melalui embusan napas sehingga lebih nyaman dan mudah," bebernya.

(mul/mpr)