Minta Cemilan buat Menambah ASI, Ibu Muda di Tangsel Dianiaya Suami

Rakha Arlyanto - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 16:36 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi KDRT (Edi Wahyono/detikcom)
Tangerang Selatan -

Seorang ibu muda berinisial AN (29) menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri, C. Sang suami tega mencekik hingga menampar AN hanya karena meminta cemilan untuk menambah air susu ibu (ASI).

Peristiwa itu terjadi di sebuah apartemen di Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (17/4/2021). AN baru melahirkan anaknya yang berusia satu bulan.

"Saya mengalami kejadian kekerasan dalam rumah tangga saya, awalnya saat pembicaraan suami menyuruh saya pumping (pompa ASI)," kata AN dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Sebelumnya AN meminta suaminya membelikan kacang almond untuk merangsang ASI. Namun suaminya berpendapat bahwa asupan tidak terlalu penting, tapi yang penting adalah pompa ASI setiap hari.

"Saya dari kemarin minta belikan kacang almond sebagai asupan untuk ASI, karana saya pikir kalau beli susunya mahal. Tapi suami malah marah bilang kalau makanan asupan itu tidak terlalu penting, yang penting di-pumping tiap hari," jelasnya.

Mendengar perkataan sang suami, AN lalu menjelaskan bahwa dirinya kesakitan setiap memompa ASI karena keluarnya sedikit.

"Saya bilang kalau saya juga pingin ASI saya banyak kalau hanya keluar dikit di-pumping terus juga saya ngerasa sakit, lalu beliau marah-marah dan ambil anak saya yang sedang saya gendong," ungkapnya.

Setelah itu, AN menerima kekerasan dari suaminya. AN mengaku dicekik hingga ditonjok di wajahnya.

Setelah mengalami KDRT, AN ditemani pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Tangerang Selatan pada Sabtu (17/4/2021). Dalam laporan bernomor LP/411/K/IV/2021/SPKT/Res Tangsel, AN melaporkan C atas dugaan Pasal 44 RI No. 23 Tahun 2004 Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

detikcom telah mengonfirmasi terkait laporan AN ini ke Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra, namun belum dijawab.

(mea/mea)