Jadi Anggota Teroris, PNS Ini Dihukum 3,5 Tahun Penjara

Andi Saputra - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 15:51 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi Palu Hakim (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) menjatuhkan hukuman 3,5 tahun penjara kepada MF (43). MF yang merupakan PNS di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan itu terbukti bergabung dengan jaringan teroris di bawah pimpinan ISIS Indonesia, Aman Abdurrahman.

Hal itu tertuang dalam putusan PN Jakbar yang dilansir website PN Jakbar, Senin (19/4/2021). Awal permulaan ia bergabung dengan teroris saat ia bertemu dengan Ahmad Husein pada November 2019. Dari pertemuan itu, MF kemudian didoktrin gerakan garis keras.

MF didoktrin bila hukum yang ada di negara Indonesia adalah hukum yang tidak sesuai dengan hukum Allah. Di mana hukum yang ada di Indonesia ada buatan manusia yang seharusnya tidak diikuti. Lalu syirik demokrasi di mana menurut pemahaman Ahmad Husein yaitu dilarang untuk ikut dalam pemilihan umum karena dengan ikut pemilihan umum berarti kita ikut mendukung sistem pemerintahan.

MF akhirnya terpengaruh dan ikut kegiatan teroris. Hingga pada suatu hari, Ahmad Husein menitipkan senjata apike MF. Oleh MF, senjata api itu disembunyikan. Rencananya akan digunakan untuk melakukan teror di vihara.

MF akhirnya ditangkap pada 13 April 2020 di Desa Wawesa, Kecamatan Bata, Kabupaten Muna, Sultra. Dalam penangkapan itu, MF menyembunyikan 2 pistol dan 1 pembersih laras senjata api. MF kemudian digelandang Densus 88 dan diadili di PN Jakbar.

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan," ucap majelis hakim dengan bulat.

Hal yang memberatkan yaitu perbuatan MF tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana terorisme. Selain itu, perbuatan MF meserahkan masyarakat.

"Hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan di persidangan dan mengakui dan menyesali perbuatannya," ucap majelis pada 15 April 2021 lalu.

(asp/yld)