KPK Cegah Pengacara Lucas ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi-TPPU Nurhadi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 13:11 WIB
Pengacara Lucas divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan penjara terkait kasus perintangan Eddy Sindoro.
Pengacara Lucas (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencekal pengacara Lucas ke luar negeri. Pencekalan itu dilakukan dalam rangka pengembangan penyidikan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

"Informasi yang kami terima benar. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mendukung proses penyidikan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Ali menerangkan pihaknya telah mengirimkan surat pencekalan ke Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM RI terhitung sejak 8 April lalu. Pencekalan ke luar negeri terhadap pengacara Lucas itu berlaku hingga 6 bulan ke depan.

"KPK terhitung sejak tanggal 8 April 2021 telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kumham RI untuk melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap satu orang terkait dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan korupsi dan TPPU dalam perkara pengurusan perkara di MA 2012-2016," ucap Ali.

"Pencegahan ke luar negeri tersebut berlaku selama 6 bulan terhitung sejak tanggal 8 April 2021," sambungnya.

Ali menjelaskan pencekalan ini dilakukan dalam rangka kepentingan pemeriksaan kasus TPPU Nurhadi. Ali berharap pengacara Lucas bisa kooperatif memenuhi panggilan penyidik KPK.

"Pencegahan ke luar negeri ini tentu dalam rangka kepentingan pemeriksaan, agar pada saat diperlukan untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan pihak tersebut, tetap berada di wilayah Indonesia dan kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik KPK," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2