Survei: 80% Responden Khawatir dengan Teror di Makassar dan Mabes Polri

Tim detikcom - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 12:08 WIB
Sebuah ledakan bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulsel. Sejumlah petugas kepolisian pun bersiaga di area sekitar lokasi ledakan.
Lokasi ledakan di Makassar beberapa waktu usai bom bunuh diri / Foto: ANTARA FOTO/Arnas Padda
Jakarta -

Dua aksi teror yang tak berselang lama yaitu bom bunuh diri di Makassar dan serangan di Mabes Polri membuat masyarakat khawatir. Di sisi lain, masyarakat menilai upaya pemerintah dalam mengatasi terorisme cukup baik.

Hal ini dipaparkan dalam survei terbaru yang diadakan Litbang Kompas dan dirilis pada Senin (19/4/2021). Survei melibatkan 520 responden dari 24 provinsi yang ditentukan secara proporsional. Pengumpulan pendapat dilakukan lewat telepon pada 13-15 Maret 2021. Tingkat kepercayaan survei 95% dengan margin of error +- 4,3%.

Responden diberi pertanyaan apakah khawatir dengan aksi teror di Makassar dan Mabes Polri. Sebanyak 80% responden merasa sangat khawatir atau sedikit khawatir. Berikut jawaban lengkapnya:

Ya, sangat khawatir: 56,6%
Ya, sedikit khawatir: 23,5%
Tidak khawatir sama sekali: 19,5%
Tidak tahu: 0,4%

Survei ini juga menggali persepsi masyarakat soal faktor yang mempengaruhi pelaku teror. Mayoritas menilai teroris korban indoktrinasi. Selain itu, mayoritas responden juga menilai teroris didorong faktor ideologis.

Berikut hasil lengkapnya:

Menurut Anda, apakah pelaku teror merupakan korban indoktrinasi kelompok teroris atau memang karena keinginan pribadi?

Pelaku teror merupakan korban indoktrinasi: 48,1%
Pelaku teror melakukan aksi karena keinginan pribadi: 17%
Keduanya: 24,3%
Tidak tauL 10,6%

Menurut Anda, apa faktor yang paling mendorong pelaku melakukan aksi teror?

Faktor ideologis: 37,6%
Faktor tekanan ekonomi: 26,5%
Faktor politis: 17,5%
Faktor psikologis: 7,8%
Lainnya: 1%
Tidak tahu: 9,6%

Menurut Anda, dari pengaruh mana pelaku teror berubah menjadi radikal dan memiliki gagasan melakukan aksi terorisme?

Internet dan media sosial: 40,6%
Lingkungan dan keagamaan: 37,4%
Lingkungan rumah: 6,5%
Lingkungan sekolah: 1,9%
Pergaulan: 1,4%
Lainnya: 2%
Tidak tahu: 10,2%

Lalu, bagaimana dengan upaya pemerintah melawan terorisme. Mayoritas responden survei Litbang Kompas menilai langkah pemerintah sudah baik. Tapi, ada sorotan soal pengembalian eks napi terorisme ke masyarakat yang dinilai belum berhasil. Simak hasil selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2