PPP Minta Panglima TNI Tindak Tegas KKB: Tambah 10 Batalion Pasukan di Papua!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 18 Apr 2021 07:52 WIB
Jakarta -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan penyerangan yang mengakibatkan 4 orang warga meninggal dunia dalam pekan ini. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta Panglima TNI Marsekal Adi Tjahjanto menambah pasukan untuk melakukan pengamanan di Papua.

"Panglima TNI diharapkan segera menambah pasukan minimal 10 Batalyon untuk dikirim ke Papua dalam rangka mengamankan kedaulatan wilayah NKRI agar bisa menghadapi separatisme di Papua, termasuk KKB yang telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia dengan memperkosa dan membunuh masyarakat sipil yang semestinya dilindungi," kata Ketua Bidang Fungsional DPP PPP, Syafullah Tamliha, kepada wartawan, Sabtu (17/4/2021).

Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan kehadiran diperlukan untuk bekerja sama dengan polisi. Dia menekankan bahwa menjamin ketertiban umum adalah tugas TNI dan Polri.

"Keberadaan TNI juga diperlukan kerjasama dengan kepolisian, sebab tugas keamanan dan ketertiban umum adalah amanah konstitusi kepada Kepolisian Republik Indonesia," kata dia.

Tamliha mengatakan TNI dan Polri harus melakukan tindakan tegas kepada KKB Papua. Sebab kelompok tersebut telah melakukan pelanggaran HAM terhadap warga sipil.

"TNI dan Polri perlu melakukan tindakan tegas kepada kelompok seperti KKB tersebut sebagai wujud hadirnya negara di Papua. Seperti yang saya katakan tadi, perbuatan KKB dengan memperkosa dan membunuh warga sipil adalah pelanggaran HAM yang berat untuk ditindak," tutur Tamliha.

Selanjutnya
Halaman
1 2