Putra Theys Eluay Kecam Aksi KKB Papua: Lukai Masyarakat Adat!

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 20:05 WIB
Putra Theys Hiyo Eluay, Yanto Eluay. (Dok Puspen TNI)
Putra Theys Hiyo Eluay, Yanto Eluay. (dok. Puspen TNI)

Dirinya mendukung penuh aparat keamanan TNI dan Polri untuk menciptakan rasa aman dan harmonis di tanah Papua. Yanto selaku tokoh adat menyesalkan tindakan KKB. Dia menegaskan tindakan KKB merupakan pelanggaran adat.

"Menyikapi beberapa peristiwa yang terjadi saat ini di Kabupaten Puncak, kami sangat menyesalkannya. Kami masyarakat Papua adalah masyarakat adat sehingga apa yang dilakukan oleh pelaku dalam hal ini KKB merupakan pelanggaran terhadap adat," tutur Yanto.

Sebanyak 12 unit bangun sekolah yang dibakar KKB di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak (ANTARA News Papua/HO-Humas Polsek Beoga)Sebanyak 12 unit bangunan sekolah dibakar KKB di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. (ANTARA News Papua/HO-Humas Polsek Beoga)

Dalam sepekan terakhir, ulah KKB telah mengakibatkan empat nyawa melayang. Mereka berprofesi sebagai guru hingga tukang ojek. KKB merusak sekolah, rumah warga, dan membakar rumah anggota DPRD di Beoga.

Pada Kamis (8/4) lalu, seorang guru SD atas nama Oktavianus Rayo (43) tewas ditembak KKB di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Pada Jumat (9/4), guru SMP bernama Yonathan Randen tewas ditembak KKB. Tukang ojek bernama Udin (41) tewas ditembak KKB di Pasar Ilaga, pada Rabu (14/4). Pada Kamis (15/4), seorang pelajar SMA di Ilaga tewas ditembak KKB.

Tonton video 'Pendeta di Beoga Ungkap Kekejian KKB: Sekolah, Anak Perempuan Hancur':

[Gambas:Video 20detik]




(dnu/jbr)