Harimau Teror Warga Agam Sumbar, 2 Kerbau Dimangsa

Jeka Kampai - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 15:01 WIB
Harimau Sumatera meneror warga Jorong Cubadak Lilin dan Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumbar (dok BKSDA Agam)
Harimau Sumatera meneror warga Jorong Cubadak Lilin dan Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumbar. (Foto: dok. BKSDA Agam)
Agam -

Harimau Sumatera meneror warga Jorong Cubadak Lilin dan Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Satwa liar itu telah memangsa sejumlah hewan ternak warga.

Satwa liar juga meninggalkan sejumlah jejak di permukiman warga. Kepala Resor Konservasi Wilayah (RKW) BKSDA Agam Ade Putra mengatakan konflik diketahui terjadi sejak Jumat (16/4/2021).

"Kepala Jorong Cubadak Lilin melaporkan adanya dua ekor ternak kerbau milik warga dalam kondisi mati dan kondisi terluka, yang diduga diserang satwa liar," jelas Ade kepada detikcom, Sabtu (17/4/2021).

Menurut Ade, setelah mendapat laporan, pihaknya segera mengirim tim ke lokasi untuk keperluan identifikasi. Selain menemukan ternak yang mati dan luka-luka bekas cakaran, tim menemukan jejak kaki satwa liar jenis harimau Sumatera dengan ukuran tapak kaki 11 cm.

"Ada jejak kaki satwa liar. Ukuran tapaknya 11 sentimeter," jelas Ade.

Harimau Sumatera meneror warga Jorong Cubadak Lilin dan Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumbar (dok BKSDA Agam)Jejak kaki harimau di lokasi (dok. BKSDA Agam)

Konflik harimau dengan warga setempat sudah lama terjadi. Pada Maret dan September 2020 serta awal Maret 2021, terjadi konflik dengan total korban 5 ekor ternak kerbau dan 3 ekor ternak kambing warga.

Kala itu, BKSDA sudah melakukan pengusiran. BKSDA Agam berencana memasang perangkap untuk menangkap harimau tersebut.

"Melihat kondisi seperti sekarang, sepertinya kita akan melakukan penangkapan dengan menggunakan perangkap," kata Ade.

"Kami minta penduduk sekitar lokasi kejadian waspada dan berhati-hati serta mengamankan ternak peliharaannya," tambah dia.

Lihat juga Video: Anak Harimau Putih di Pakistan Mati Diduga Gegara COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)