3 Insiden Peluru Nyasar di Jakarta: Lubangi Kaca Gedung-Lukai Bumil

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 10:56 WIB
Peluru nyasar ke sebuah gedung di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan. Insiden peluru nyasar ini mengakibatkan kaca gedung berlubang (Dok istimewa)
Peluru nyasar ke sebuah gedung di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Insiden peluru nyasar terjadi di beberapa lokasi di Jakarta. Selama Maret-April 2021, insiden peluru nyasar terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan.

Dari ketiga peristiwa peluru nyasar tersebut, salah satunya menimbulkan korban luka. Sedangkan dua kejadian lainnya menimbulkan kerusakan pada bagian bangunan yang terkena peluru nyasar.

Hingga kini belum diketahui asal dari tiga peluru nyasar yang meneror warga Jakarta. Ketiga kejadian peluru nyasar ini masih diselidiki polisi.

Berikut 3 insiden peluru nyasar di Jakarta yang dirangkum detikcom:

Peluru Nyasar Lukai Wanita Hamil di Ciracas

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (24/3). Saat itu petugas juru pemantau jentik (jumantik) di Ciracas, Jakarta Timur, mengalami luka secara tiba-tiba di kakinya saat hendak bertugas mengontrol ke rumah-rumah.

Sebuah proyektil ditemukan di paha korban. Polisi belum bisa memastikan apakah korban terkena peluru nyasar atau bukan.

"Saya belum bisa katakan peluru nyasar atau apa, karena awalnya kita menemukan orang kondisinya terluka," kata Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono ketika dimintai konfirmasi, Jumat (26/3).

Jupriono menjelaskan kejadian itu bermula ketika petugas jumantik tersebut bersama dua rekannya hendak mengontrol ke rumah-rumah. Belum sampai gerbang rumah, petugas jumantik itu tiba-tiba bercucuran darah di kakinya.

Kedua temannya awalnya mengira petugas itu keguguran karena tengah hamil muda. Namun, ketika dibawa ke rumah sakit, ternyata ada benda di dalam luka itu.

"Kronologinya Ibu Anah ini petugas jumantik sedang keliling untuk kontrol jumantik bertiga, menuju ke arah rumah klaster ada empat rumah. Ada pagarnya, kanan kiri tembok tinggi, posisi Ibu Anah di depan sementara temannya di belakang. Belum sampai ke rumah-rumah, tahu-tahu ada darah di kakinya," ujar Jupriono.

Anah sempat dikira keguguran. Namun, setelah dibawa ke rumah sakit, ditemukan benda mirip proyektil dari pahanya.


Halaman selanjutnya, peluru nyasar mengenai rumah warga

Selanjutnya
Halaman
1 2