Kasus Penganiayaan Perawat Siloam Bikin Berang Komisi Kesehatan DPR!

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 09:16 WIB
Bendera Merah Putih berkibar setengah tiang di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Pengibaran bendera setengah tiang itu dalam itu untuk memperingati peristiwa Gerakan 30 September 1965. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Gedung DPR RI (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta -

Insiden penganiayaan yang menimpa perawat RS Siloam di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mendapat simpati Komisi IX DPR RI. Komisi IX meminta agar pelaku penganiayaan terhadap perawat RS Siloam diproses hukum.

"Sebagai pimpinan Komisi lX dan secara pribadi, kami bersimpati terhadap korban dan menyesalkan peristiwa kekerasan yang terjadi pada tenaga kesehatan," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Melki mendesak aparat kepolisian memproses hukum penganiaya perawat RS Siloam. Menurut Melki, sepatutnya warga menghormati kerja seorang perawat.

"Kami meminta aparat hukum untuk memproses soal ini sesuai ketentuan dan fakta yang terjadi. Meminta kepada masyarakat lebih menghargai kerja tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID dan berbagai penyakit lainnya," ujarnya.

Senada dengan Melki, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendesak agar pelaku diproses hukum. Charles menilai aksi main hakim sendiri tak bisa dibiarkan.

"Ya, harus diproses hukum. Negara kita negara hukum, kita tidak bisa membiarkan aksi-aksi main hakim sendiri," ujar Charles.

"Terlebih lagi tenaga kesehatan hari-hari ini adalah garda terdepan dalam upaya kita bersama menghadapi pandemi COVID-19," imbuhnya.

Polisi sebelumnya menangkap pria berinisial JS yang menganiaya perawat RS Siloam Palembang. JS ditangkap di kawasan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Simak Video: Penganiaya Perawat RS Siloam Palembang Jadi Tersangka!

[Gambas:Video 20detik]



"Iya, tersangka penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya sudah kita tangkap di OKI," kata Ps Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi kepada detikcom, Jumat (16/4).

Kompol Tri Wahyudi turun langsung ke lapangan untuk menangkap pelaku. Namun belum dijelaskan detail mengenai kronologi penangkapan tersebut.

"Ya ini kita masih di jalan, nangkapnya bareng sama Kasat Reskrim. Dia yang mimpin penangkapan. Sama Kasat saja," ujar Kanit Pidum dan Tekab Polrestabes Palembang AKP Robert P Sihombing secara terpisah.

(rfs/gbr)