Bobby Buka Suara soal Wartawan Dihalau Paspampres-Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 03:37 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution di Lapangan Merdeka Medan
Foto: Wali Kota Medan Bobby Nasution di Lapangan Merdeka Medan. (Ahmad Arfah-detikcom)
Medan -

Pemerintah Kota Medan dikritik soal Paspampres hingga polisi menghalau wartawan untuk wawancara Wali Kota Medan Bobby Nasution. Bobby kini buka suara menjelaskan soal penghalauan itu.

Bobby awalnya bicara soal aksi demo yang dilakukan sejumlah wartawan di depan Kantor Wali Kota yang tak ditemuinya langsung. Bobby menyebut apa yang disampaikan dalam aksi wartawan itu telah tersampaikan kepada dirinya.

"Tadi juga ada (aksi). Tadi itu pas saya keluar kantor, baru ada aksinya. Cuma kan sebenarnya saya ingin tekankan yang penting dari aksi sudah ada pesan yang tersampaikan. Aksi ini yang ingin disampaikan adalah bagaimana hubungan kita nanti antara Pemerintah Kota Medan dengan rekan-rekan wartawan ini akan lebih baik. Cara penyampaian atau memberikan pesan ini kan, mungkin ada salah satu dengan aksi," sebut Bobby Nasution kepada wartawan di Rumah Tjong A Fie, Jumat (16/4/2021).

Bobby mengatakan dirinya telah berdiskusi dengan Ketua PWI, IJTI, SMSI di Medan. Persoalan tersebut telah tersampaikan dengan baik.

"Ini kita semua tadi diskusi, yang penting yang didiskusikan dari keterangan wartawan itu tersampaikan, yang dari pemerintah tersampaikan, pesan yang dari rekan wartawan didengarkan, pesan yang dari pemerintah Kota Medan juga didengarkan, itu saja intinya," ujar Bobby.

Bobby juga menjelaskan tak ada maksud menghalau wartawan dengan membatasi pertanyaan. Bobby menyebut insiden beberapa waktu lalu karena persoalan waktu saja.

"Begini, paling itu kan kita hari ini tadi sudah saya sampaikan kita semua di sini menjalankan tugas, saya diberikan amanah untuk menjalankan tugas yang dipercayai oleh masyarakat Kota Medan, rekan-rekan wartawan saya tahu diberikan tugas juga, ada amanah juga di pundaknya. Tapi, setiap amanah yang diberikan ini kan saya harus menjalankan, dan satu hari kegiatan saya juga ada beberapa titik, nanti enggak enak juga kalau Wali Kota ngajarkan terlambat-terlambat di titik-titik berikutnya. Nah, mungkin itu saja. Tidak ada maksud yang oh ini nggak boleh nanya atau enggak," sebut Bobby.

Bobby mempersilakan wartawan jika ingin bertanya terhadapnya. Dia menyebut dengan adanya pertanyaan, bisa tersampaikan kepada masyarakat soal kebijakan pemerintah.

"Saya selalu saya bilang beberapa kali kegiatan mau doorstop silakan, mau mempertanyakan apa yang kami buat kebijakan Pemko Medan hari ini silakan. Dan itu malah membantu kami Pemko Medan menyampaikan kepada masyarakat kebijakan kami apa, tujuannya apa dan masyarakat harus mengikutinya seperti apa," ujar Bobby.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Tonton juga Video: Pak Presiden Jokowi, Mas Wali Kota Gibran, dan Bang Walkot Bobby

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3