Wagub DKI Wanti-wanti Warga Tak Mudik Colongan Sebelum 6 Mei!

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 15:34 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Wilda/detikcom)
Jakarta -

Larangan mudik akan diberlakukan pada 6 Mei-17 Mei 2021. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, meminta warga agar tak mudik lebih awal demi menghindari penyekatan.

"Memang aturannya 6 sampai 17 memang ada saja yang mau datang, tanggal 5 katanya ya silakan, istilahnya teman-teman mudik colongan atau apalah. Tentu semuanya butuh kesadaran kita bersama," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (16/4/2021).

Politikus Gerindra itu juga menyinggung soal warga yang mudik melalui jalur tikus. Riza mewanti-wanti jangan sampai warga menyiasati aturan yang berlaku.

"Kalau kita selalu menyiasati cari jalan belakang, jalan tikus, jangan aturannya ada disiasati jadi warga patuhi aturan yang ada apalagi PNS itu harus patuh dan taat ada sanksi yang keras sebagai PNS yang melanggar dan bagi masyarakat yakinlah ini dibuat untuk kepentingan kita semua," jelasnya.

Di sisi lain, Riza meminta warga tetap berada di rumah selama libur lebaran mendatang. Sekalipun, sejumlah tempat wisata sudah mulai di buka.

"Sekalipun kita minta juga memang di beberapa tempat dibuka beberapa lokasi liburan wisata tapi kita minta tetap tempat yang terbaik bagi kita adalah berada di rumah," imbuhnya.

Diketahui pemerintah resmi melarang masyarakat untuk mudik tertanggal 06-17 Mei mendatang. Untuk mencegahnya, akan ada penyekatan baik di dalam ruas jalan tol maupun di jalur mudik hingga alternatif. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus COVID-19 yang kerap melonjak di libur panjang.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono awalnya memperbolehkan warga mudik sebelum 6 Mei 2021, bahkan akan memperlancar perjalanan pemudik. Setelah mendapat kritik, Istiono kini tak lagi merekomendasikan mudik sebelum 6 Mei.

"Pada hakikatnya sebelum tanggal 6 (Mei 2021) tidak direkomendasikan untuk mudik mendahului," kata Istiono kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Istiono menjelaskan alasan pihaknya kini tak merekomendasikan warga mudik mendahului larangan mudik berlaku. Pihaknya mengikuti kebijakan pemerintah yang meniadakan mudik Lebaran tahun 2012.

"Karena wilayah tujuan mudik menyiapkan karantina selama lima hari sesuai SE Nomor 13 Satgas COVID-19. Karena kebijakan pemerintah adalah dilarang mudik atau mudik ditiadakan," ucapnya.

Simak video 'Polisi Bolehkan Mudik Sebelum 6 Mei, Parlemen Mengkritik':

[Gambas:Video 20detik]



(man/man)