Poros Islam di Pemilu 2024 Akan Sangat Kuat, Tapi...

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 11:35 WIB
Hendri Satrio
Hendri Saatrio (Foto: Ari Saputra/detikcom).
Jakarta -

Wacana koalisi poros partai Islam untuk Pemilu 2024 menguat. Pembentukan koalisi dinilai akan sangat kuat namun ada beberapa catatan.

"Kalau ini solid bisa menghasilkan pemimpin yang memang disukai oleh umat Islam, ini akan menjadi poros yang sangat kuat sekali. Besar kemungkinan poros ini bisa menjadi saingan dari poros capres yang dari partai nasionalis," kata pengamat politik Hendri Satrio kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Hensat mengatakan akan lebih kuat lagi jika partai lain yang berporos Islam ikut gabung, termasuk PAN. Diketahui, PAN sudah bersikap untuk tidak ikut dalam poros partai Islam ini.

"Akan makin mantap PAN dan ummat bersatu di poros Islam ini, sehingga benar-benar solid dari pemilih yang memilih partai Islam," ujarnya.

Hensat menjelaskan koalisi partai Islam di Pemilu 2024 merupakan ide bagus. Hanya saja pembentukan koalisi itu harus betul-betul mementingkan kemaslahatan umat, tidak mementingkan ego masing-masing partai.

"Poros Islam ini ide bagus, ada dua keuntungannya, pertama adalah mensolidkan peran politik umat Islam, kemudian yang kedua memang perlu saat ini ada poros baru yang memang bisa menjadi think thank pemerintah dalam melaksanakan pembangunan," ujarnya.

"Tapi sebaiknya tujuan pembentukan poros Islam di 2024 bukan hanya kepentingan untuk bergaining position politik, jangan sampai digunakan untuk tarik menarik threshold, tapi tujuannya adalah lebih kepada kepentingan bangsa dan negara dan kepentingan umat Islam juga. Kenapa demikian, nanti kalau kepentingan tarik menarik threshold mudah untuk dipecah, tapi kalau kepentingannya lebih jelas untuk bangsa dan negara untuk Islam, maka dukungan dari masyarakat akan kuat," lanjut Hensat.

Hensat mengatakan partai Islam ini harus bekerja bersama tanpa perlu memikirkan siapa yang memimpin koalisi.

"Jangan kemudian ada polemik tentang siapa yang memimpin poros ini karena menurut saya jadi kuat aja seperti partai bersama, seperti zaman Pak SBY dulu yang benar-benar solid dan kompak, tidak ada keretakan di awal yang membuat poros ini layu sebelum berkembang," tuturnya.

Wacana koalisi poros Islam di Pemilu 2024 menguat setelah pertemuan PPP dan PKS. Wacana itu disambut baik oleh partai Islam lain.

Wacana itu berawal dari pertemuan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Rabu (14/3) malam. Keduanya tidak menampik untuk sama-sama membuka peluang berkoalisi.

Dari situlah, wacana koalisi poros Islam Pemilu 2024 menguat. Ditambah lagi partai Islam lain menyambut baik seperti PKB dan PBB.

Simak Video "PPP soal Wacana Poros Islam: Bukan Sebatas Politik Praktis":

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)