detikcom Do Your Magic

Pedagang Minta Pasar Minggu yang Terbakar Segera Diperbaiki

Afzal Nur Iman - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 17:45 WIB
Kondisi Pasar Inpres Pasar Minggu yang terbakar, Kamis (15/4/2021).
Kondisi Pasar Inpres Pasar Minggu yang terbakar, Kamis (15/4/2021). (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Pedagang korban kebakaran pasar inpres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, berharap ada perbaikan gedung. Dengan begitu, mereka kembali bisa berjualan seperti sebelumnya.

Diketahui, Pasar Minggu Blok C terbakar pada Senin (12/4). Gedung yang terbakar kini terlihat tanpa aktivitas. Garis polisi masih melingkari sisi luar pasar.

Namun ada saja satu-dua orang pedagang yang datang untuk mengecek barangnya yang mungkin masih bisa terselamatkan. Meski sudah terjadi tiga hari lalu, pembicaraan tentang kebakaran di pasar tersebut masih terdengar di sana. Seperti belum semua pedagang di sana tahu sebab terjadinya kebakaran.

Berbeda dengan gedung yang terbakar. Gedung lain di sekitar terlihat ramai oleh aktivitas pedagang.

"Ya harapan untuk dari pihak pasarnya sendiri sih, pembenahan kebakaran ini biar cepet diperbaiki lagi dan dikebutlah," kata Pedagang bernama Muhammad Kiki saat ditemui di lokasi, Kamis (15/4/2021).

Kiki bercerita sebenarnya para pedagang akan mendapatkan tempat relokasi. Namun, menurutnya, lokasinya yang terdampak kebakaran lebih strategis.

"Untuk dagang pada di inpres semua, tapi untuk sementara, jadi katanya orang pasar tetap akan di di sini, kalau direnovasi, nggak diancurin, soalnya ini dibetulin doang nanti, soalnya bangunannya masih bagus," lanjutnya.

Pedagang korban kebakaran Pasar Minggu Muhammad Kiki,Pedagang korban kebakaran Pasar Minggu Muhammad Kiki, (Afzal Nur Iman/detikcom)

Kiki merupakan pedagang cabai dan bumbu dapur yang sudah berdagang di Pasar Minggu selama 14 tahun. Stok yang ia siapkan untuk bulan Ramadhan habis dilalap api. Kini, ia belum kembali berdagang karena menunggu kepastian lapak yang akan ia tempati di tempat sementara.

"Kalau dapat tempat strategis di lantai 1-nya Insyaallah ditempati, tapi kalau di lantai 2-nya nggak, paling untuk langganan diarahin ke rumah dulu atau sistem jemput," terangnya.

Pedagang lain bernama Feri mengaku tidak memikirkan total kerugian akibat kebakaran di pasar tersebut. Dia hanya berharap cepat dapat kembali berdagang.

"Kalau kita nggak mikir apa yang sudah terbakar, yang penting langkah selanjutnya gimana," kata Feri saat di lokasi.

Selanjutnya
Halaman
1 2