HNW Harap Pernyataan Ramadhan Joe Biden Bukan Basa-basi Politik

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 16:17 WIB
Hidayat Nur Wahid
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) memuji pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang disampaikan pada awal Ramadhan. Dia berharap persoalan rasisme dan islamophobia yang makin parah di negara tersebut dapat diatasi dan bisa ditularkan ke negara-negara barat lainnya.

"Kita patut berharap agar pernyataan itu betul-betul dilaksanakan, tidak sekadar basa-basi politik, demi keadilan hukum dan hak asasi manusia (HAM), sebagai solusi terhadap persoalan rasisme, anti-asia dan Islamophobia yang mengancam kehidupan di AS," ujar HNW dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).

HNW mencatat ada beberapa pernyataan penting dari Joe Biden yang patut digarisbawahi. Pertama, komitmen untuk melindungi hak dan keamanan semua warga AS, termasuk para muslim yang kerap menghadapi bullying, bigotry dan hate crimes. Ini telah ditunjukkan dengan dicabutnya kebijakan 'Muslim Travel Ban' di era Donald Trump.

Kedua, komitmen pemerintahan Joe Biden yang akan terus berdiri menegakkan hak asasi manusia, termasuk untuk masyarakat Uyghurs di China, Rohingya di Myanmar dan masyarakat Muslim di seluruh dunia.

"Ini pernyataan yang sangat positif dan perlu diresapi bersama. Semoga ini juga diikuti oleh pemimpin di negara-negara yang ada minoritas Muslim yang masih merasakan Islamophobia, seperti di Perancis," sebutnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan pernyataan Biden tersebut harus bisa juga dijawab secara bertanggung jawab, serta tantangan bagi komunitas muslim di Amerika Serikat untuk menunjukan wajah Islam yang sebenarnya, yakni profesional, ramah, bukan teroris atau radikal, melainkan Islam yang rahmatan lil 'alamin. Ia berharap para WNI yang beragama Islam di Amerika Serikat, dapat berperan lebih aktif dalam menunjukan hal tersebut.

"Saya berinteraksi dengan banyak muslim WNI di AS dalam kesempatan serap aspirasi atau kegiatan lainnya, dan percaya serta optimis bahwa saudara-saudara WNI yang muslim di sana bisa menunjukkan wajah dan jatidiri Islam yang rahmatan lil alamin dan bukan teroris maupun radikalis," jelas HNW.

"Apalagi, beberapa imam komunitas Muslim di AS berasal dari Indonesia, mereka secara terbuka telah selalu menunjukkan wajah dan hakikat Islam yang rahmatan lil 'alamin tersebut kepada masyarakat AS, seperti Imam Shamsi Ali di New York atau Imam Mohammad Joban di Redmond (Seattle)," tandasnya.

(akn/ega)