Teroris Makassar Ditembak Mati Pernah Cekcok-Lempari Rumah Tetangga

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 16:03 WIB
Rumah terduga teroris inisial MT di Kota Makassar yang ditembak mati polisi.
Foto: Rumah terduga teroris berinisial MT di Kota Makassar yang ditembak mati polisi (Hermawan/detikcom).
Makassar -

Seorang pria inisial MT (49), teroris Makassar ditembak mati tim Densus 88 dan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) saat hendak ditangkap di rumahnya. MT dikenal kurang ramah oleh tetangganya, bahkan dia pernah cekcok hingga sengaja melempari rumah tetangganya dengan batu.

"Akhir bulan yang lalu. Bulan yang lalu dia lempari rumah sekitar tanggal 30-an, dia lempari rumah," ujar tetangga rumah MT, Mince (40) kepada detikcom di lokasi, Kamis (15/4/2021).

Mince mengatakan, dia langsung menemui MT teroris Makassar ditembak mati itu untuk mencari tahu mengapa rumahnya dilempar. Menurutnya, MT saat itu melempar dengan alasan air cucian Mince masuk ke halaman MT.

"Katanya air cucian saya masuk ke halamannya, nah saya ke halamannya tidak ada (air cucian)," tutur Mince.

Kendati tak menemukan bukti, Mince mengaku tak memperpanjang masalah. Dia kemudian meminta maaf kepada teroris Makassar ditembak mati tersebut.

"Jadi saya minta maaf saja. Saya bilang 'Pak, saya minta maaf, saya tidak pernah kontrol air ini yang keluar'," katanya.

Sementara itu, seorang tetangga lainnya, Analopo (38) juga menyebut bahwa terduga teroris Makassar ditembak mati tersebut memang kerap berselisih dengan warga lain.

"Kalau kami lingkungan sini, berbeda agama semua tapi baku baik kami, cuma dia (Si MT). Mungkin itu dia sendiri ji, kami bahkan yang punya tuan tanah, baku baik semua," katanya.

Diberitakan sebelumnya, MT, terduga teroris Makassar ditembak mati karena mencoba melawan aparat dengan senjata tajam parang. MT ditembak mati saat digerebek Densus 88 di rumahnya di Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, sekitar pukul 11.30 Wita.

"Pakai parang tajam diserang (polisi), banyak senjata tajam nya," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan kepada wartawan.

Untuk diketahui, hingga Rabu (15/4) lalu, sudah ada 31 terduga teroris terkait pasutri L dan YSF yang ditangkap di Makassar. Pada penangkapan terakhir, ada senapan angin dan ponsel berisi percakapan rencana aksi teror yang disita petugas.

"Perannya (mereka yang diamankan) memberikan motivasi, kemudian membantu survei lokasi kemudian, ada juga membantu merakit bom. Jadi semuanya punya peran," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat berbincang dengan detikcom di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (13/4).

Simak video 'Densus 88 Ringkus 1 Terduga Teroris Kajian Villa Mutiara Makassar':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)