Patok Batas RI-Timor Leste Terseret Banjir Siklon Seroja Hingga 75 Meter

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 15:08 WIB
Patok batas RI-Timor Leste yang geser 75 meter di Atambua, Belu, NTT
Foto: Patok batas RI-Timor Leste yang geser 75 meter di Atambua, Belu, NTT (dok. Dispen AD)
Jakarta -

Patok batas negara RI-Timor Leste di Atambua, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) hilang, diduga terseret banjir saat Siklon Seroja. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste pun melaporkan hal ini kepada Komandan Kolakops Korem 161/WS.

"Pasca hujan lebat akibat badai siklon tropis Seroja beberapa hari lalu, Perwira Topografi (Patop) Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Letda Ctp Torang Panjaitan bersama lima orang personel Pos Nananoe melaksanakan pengecekan patok perbatasan kedua negara," kata Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, dikutip detikcom dari keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispen AD), Kamis (15/4/2021).

"(Patok batas) diduga terbawa arus sungai," sambung dia.

Bayu menjelaskan, berdasarkan laporan, setelah dilakukan pengecekan di lokasi oleh patok oleh anggota, ada satu patok nomor PBN D010021-RI yang hilang. Patok diduga hilang terbawa arus sungai akibat hujan deras yang mengakibatkan banjir di berbagai kabupaten/kota di NTT.

Setelah dicari, lanjut Bayu, patok batas tersebut ditemukan sekitar 75 meter dari koordinat aslinya yakni 720742 E 8971476 S. Bayu akhirnya melaporkan kondisi ini kepada pimpinan Korem 161/WS.

"Sedangkan patok BSP 022 dikhawatirkan akan terbawa arus sungai apabila terjadi hujan deras terus menerus, karena sampai saat ini sungai bertambah lebar dan mengarah pada patok BSP 022," ucap Bayu.

"Akibat hujan deras, sungai ini tambah melebar hingga 15 meter dari aslinya yang mendekati patok BSP 022, ini yang menjadi kekhawatiran kami selaku Satgas Pamtas," sambung Bayu Sigit.

(aud/aud)