Jokowi: Karena Tak Waspada, Banyak Kasus COVID-19 Negara Lain Naik

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 11:34 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: dok. Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk terus menekan kasus harian virus Corona (COVID-19). Sebab, menurutnya, banyak negara yang lengah, kemudian kasus COVID-19 kembali melonjak.

"Banyak negara lain sudah turun, anjlok COVID-nya. Tapi, karena nggak bisa menjaga kewaspadaan, nggak hati-hati, kemudian meloncat naik lagi," kata Jokowi saat membuka pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Jokowi mengatakan kasus COVID-19 di Indonesia saat ini semakin baik. Bulan ini, lanjutnya, kasus harian COVID-19 sudah turun di angka 4.000.

"Karena kita ingat di bulan Januari, kasus harian kita 13 ribu, 14 ribu, 15 ribu bahkan. Dalam tiga minggu ini, kita di angka yang baik menurut saya, 6.000, 5.000, 4.000, naik-turun di angka itu," ujar Jokowi.

Demikian pula dengan angka kesembuhan. Jokowi mengatakan angka kesembuhan COVID-19 di Indonesia sudah jauh di atas rata-rata Asia dan dunia.

"Angka kesembuhan di atas 90 persen, 90,5 persen. Jauh di atas rata-rata dunia, dan jauh di atas rata-rata Asia. Ini juga yang harus dijaga," kata dia.

Karena itu, dia meminta agar membaiknya kasus COVID-19 di Indonesia ini terus dijaga. Jokowi meminta agar kasus COVID-19 di Indonesia untuk terus ditekan.

"Ini yang harus kita jaga dan tekan terus agar terus berkurang," ujar Jokowi.

(mae/fjp)