ADVERTISEMENT

Round-Up

Polemik Ceramah Tengku Zulkarnain soal Surga dan Warna Kulit

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 04:01 WIB
Ustaz Tengku Zulkarnain
Foto: Tengku Zulkarnain (Dok. Facebook)

MUI Sayangkan Ceramah Tengku Zul

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan ceramah Tengku Zulkarnain itu.

"Tetapi semestinya tak usah disinggung masalah kulit hitam. Islam tidak membedakan antara kulit putih dan kulit hitam kecuali dengan taqwanya," ujar Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH Abdullah Jaidi kepada detikcom, Rabu (14/4/2021).

Kemudian Abdullah juga menyinggung masalah perubahan warna kulit ketika masuk surga yang dibahas oleh Tengku Zulkarnain dalam ceramahnya. Abdullah beranggapan perubahan warna kulit menjadi wewenang Allah.

"Kalau masalah kulit hitam menjadi putih atau merah itu adalah wewenang Allah SWT. Intinya menjadi menarik pandangan," imbuhnya.

Dalam ceramahnya, Tengku Zulkarnain menyebut nenek-nenek tidak bisa masuk surga. Abdullah menduga Tengku Zulkarnain mengadopsi pernyataan Rasulullah.

"Mungkin mengadopsi pernyataan Rasulullah kepada ibu-ibu bahwa nenek-nenek tak ada di surga. Kemudian Rasulullah menggembirakan ibu nenek-nenek yang bersedih dengan Rasulullah mengatakan bahwa yang di dunia nenek-nenek akan berubah wajahnya menjadi muda dan cantik," jelas Abdullah.

NU Nilai Ceramah Tengku Zul Bercanda

Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) angkat bicara terkait ceramah Tengku Zulkarnain.

"Mungkin yang bersangkutan bercanda. Yang jelas, dalam pemahaman akidah Ahlussunnah Waljamaah, seseorang masuk surga itu semata karena rahmat dari Allah SWT. Bukan karena selainnya," ujar Ketua PBNU Robikin Emhas kepada detikcom, Rabu (14/4/2021).

Robikin mengatakan manusia tak bisa hanya mengandalkan ibadah untuk bisa masuk surga. Namun juga harus patuh menjauhi sejumlah larangan agama, seperti menghindari berbuat maksiat.

"Namun, jika semua itu dikonversi dengan nilai tertentu, lalu dibandingkan dengan berat timbangan satu biji bola mata atau organ tubuh berupa jantung misalnya, maka tetap tidak akan sebanding dengan karunia Allah berupa organ tubuh tersebut," kata Robikin.

Robikin menepis ceramah Tengku Zulkarnain yang menyebut-nyebut 'orang hitam'. "Jadi tidak benar kalau surga itu dikaveling untuk warna kulit tertentu," sebut Robikin.


(rdp/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT