Banjir Terjadi di Bekasi Usai Hujan Es Mengguyur

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 18:03 WIB
Pohon tumbang di Bekasi (Dok Marwan Pasangmata)
Pohon tumbang di Bekasi (dok. Marwan Pasangmata)
Bekasi -

Banjir terjadi di wilayah Bekasi, Jawa Barat, seusai hujan deras yang mengguyur sejak siang tadi. Lokasi yang terdampak antara lain Perumahan Puri Gading, Bekasi.

Saksi mata sekaligus kontributor pasangmata, Marwan, menjelaskan hujan mengguyur Bekasi sejak pukul 14.00 WIB. Meski saat ini hujan sudah berhenti, beberapa lokasi mengalami banjir.

"Iya, banjir, setinggi setengah betis orang dewasa," ujar Marwan kepada detikcom, Rabu (14/4/2021).

Hujan tersebut, jelas Marwan, disertai angin kencang. Butiran-butiran es sebesar kelereng turun bersama air hujan. Akibatnya, banyak pohon yang bertumbangan.

"Kebetulan, saya berhenti, ngaso di pos keamanan, terus ngelihat ngeri banget itu. Saya lihat ada tiga pohon tumbang (di Puri Gading, Bekasi), pohonnya (tumbang) di trotoar, nggak ke jalan," lanjutnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Agus Harfa mengatakan hujan deras paling parah terjadi di Kecamatan Jatiasih. Hujan, kata Agus, disertai angin kencang dan butiran es.

"Hujan disertai angin. Butiran esnya sebesar kelingking. Banyak pohon tumbang," jelas Agus.

Agus menjelaskan hujan disertai es terjadi di Jatiasih, Pondok Gede, dan Pondok Melati.

Dari pantauan radar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tampak ada hujan lebat di daerah Bekasi siang tadi. Ada pembentukan awan yang cukup masif di langit Bekasi.

"Saya melihat siang hari ini terjadi pembentukan awan hujan yang cukup masif, akibat sistem konvektif yang kuat. Salah satu tanda yang mencirikan kita berada di masa peralihan musim dengan seringnya terjadi hujan es dan puting beliung," ujar Koordinator Subbidang Peringatan Dini Cuaca BMKG Agie Wandala Putra kepada detikcom.

Biasanya, kata Agie, hujan es terbentuk karena keberadaan awan kumulonimbus. Pada awan kumulonimbus ini, terjadi proses updraft dan downdraft yang cukup kuat.

"Adanya sering kali pada lapisan atmosfer tertentu tingkat pembekuan sangat rendah, dikenal dengan istilah lower freezing level," jelas Agie.

(isa/haf)