Dear Pak Edy, GNPF Sumut Beri Bukti Komitmen Waktu Pilgubsu Nih

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 17:43 WIB
Edy Rahmayadi dan Musa Rajekhshah Bersama Perwakilan Pengurus GNPF Ulama Sumut dan surat komitmen politik yang dibuat jelang Pilgubsu 2018 lalu (dok GNPF Ulama Sumut)
Edy Rahmayadi dan Musa Rajekhshah Bersama Perwakilan Pengurus GNPF Ulama Sumut menjelang Pilgubsu 2018. (dok. GNPF Ulama Sumut)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengaku tidak mengetahui soal janji terhadap GNPF Ulama saat Pilgub 2018. GNPF pun menunjukkan bukti Komitmen Politik yang dibikin antara mereka dengan Edy saat gelaran Pilgubsu lalu.

Bukti ini diberikan Ketua GNPF Ulama Sumut Aidan Nazwir kepada detikcom. Bukti pertama adalah foto surat perjanjian GNPF Ulama Sumut dengan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekhshah (Ijeck), yang saat itu masih menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Surat perjanjian itu berisi lima poin yang harus dilakukan Edy dan Ijeck jika terpilih.

Komitmen itu dibuat di Medan pada 24 Februari 2018. Komitmen ini ditandatangani Edy Rahmayadi-Musa Rajekhshah sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, perwakilan GNPF, dan Ketua MUI Sumut saat itu Prof Abdullahsyah.

Bukti kedua adalah foto bersama Edy-Ijeck dengan perwakilan GNPF Sumut memegang lembaran komitmen yang sudah ditandatangani. Dalam foto itu terlihat seluruh yang berfoto mengacungkan jari menunjukkan angka satu yang merupakan nomor urut pasangan Eramas di Pilgub 2018.

Edy Rahmayadi dan Musa Rajekhshah Bersama Perwakilan Pengurus GNPF Ulama Sumut dan surat komitmen politik yang dibuat jelang Pilgubsu 2018 lalu (dok GNPF Ulama Sumut)Surat komitmen politik yang dibuat jelang Pilgubsu 2018 lalu (dok GNPF Ulama Sumut)

Berikut ini komitmen politik GNPF Ulama Sumut dengan pasangan Eramas jelang Pilgubsu 2018:

Dengan mengharap ridho dan kasih sayang dari Allah SWT, kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan komitmen politik, jika kami terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 kepada GNPF Ulama Sumut dan seluruh elemen organisasi Islam yang tergabung di dalamnya dan dengan ini menyatakan:

1. Berkomitmen membela kepentingan Islam, Umat Islam dan Ulama
2. Berkomitmen menjaga keberadaan dan mensertifikasi masjid-masjid yang ada di Sumatera Utara secara bertahap
3. Berkomitmen membangun ekonomi Islam dengan mewujudkan perbankan syariah
4. Berkomitmen membangun Islamic Center
5. Berkomitmen menjadikan GNPF Ulama Sumut, ormas Islam, para ulama serta umat sebagai mitra strategis dalam mengelola persoalan Sumut.

Dan untuk mewujudkan kemenangan tersebut, kami dari GNPF Ulama Sumut akan berupaya dan berusaha untuk menggerakkan kekuatan dan potensi umat Islam agar bersama-sama berijtihad politik untuk memilih dan memenangkan pasangan Eramas pada Pilkada 20 Juni 2018.

Sebelumnya, GNPF Ulama Sumut mengatakan pihaknya membuat lima komitmen dengan Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekhshah sebagai syarat dukungan di Pilgubsu 2018. Hingga saat ini janji itu disebut belum terealisasi.

"Jadi sejauh ini, sudah dua tahun ini, masyarakat beranggapan MoU itu belum dilaksanakan. Cenderung belum dilaksanakan. Dari kelima poin sesuai MoU itu nggak kelihatan komitmen Gubsu dilaksanakan. Itulah kemarin salah satu yang dibahas, menjadi rekomendasi untuk disampaikan," ucap Ketua GNPF Ulama Sumut Aidan Nazwir kepada wartawan, Selasa (13/4).

Menanggapi hal itu, Gubsu Edy Rahmayadi mengaku tidak mengetahui janji yang dia buat bersama GNPF. Dia meminta agar GNPF yang menjelaskan janji mana yang dimaksudkan itu.

"Apa itu? Nggak tahu saya. Yang belum terealisasi yang mana? Nanti tanya GNPF," kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan.

Simak juga 'Saat Gubernur Edy Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin di Sumut':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)