Respons Bima Arya yang Dimarahi dan Dituding Habib Rizieq Bohong

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 15:42 WIB
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab marah kepada Wali Kota Bogor Bima Arya dan menganggapnya berbohong saat bersaksi di persidangan kasus swab RS Ummi. Bima Arya pun menepis tudingan bohong itu.

"Habib menyayangkan bahwa saya menyatakan bahwa habib berbohong, saya katakan bahwa apa yang habib sampaikan di saat di Rumah Sakit Ummi bahwa beliau sehat dan sebagainya itu memang tidak sesuai," ujar Bima Arya setelah bersaksi di PN Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

"Soalnya indikasi COVID-nya ada, tim dokter pun kan menyampaikan kepada Habib tadi, bahwa dia di Rumah Sakit Ummi itu antigennya sudah positif dan kemudian indikasi COVID-nya juga ada, ya artinya memang tidak sehat, ini yang kita antisipasi ini penting, kenapa? Karena saya harus memutus rantai penularan, apa pun itu. Nah bagi saya bukan mengumumkan hasil PCR-nya bukan, bukan ingin tahu mengumumkan namanya bukan, tapi paling tidak protokolnya saja kan setiap hari saya harus tau probable, possible terkonfirmasi berapa, suspect berapa kalaupun Habib hanya suspect ya dilaporkan," lanjutnya.

Bima Arya menyebut RS Ummi tidak bersikap kooperatif dalam menyampaikan hasil swab Habib Rizieq. Menurutnya, bila pihak rumah sakit kooperatif, persidangan ini tidak ada.

"Kalau kooperatif sidang ini nggak akan terjadi, yang saya sayangkan itu bukan menyesal, saya sayangkan Rumah Sakit Ummi tidak kooperatif, fokus kita ada satgas dengan Rumkit Ummi," ucap Bima.

Sebelumnya, Habib Rizieq marah kepada Bima Arya dalam persidangan kasus tes swab RS Ummi. Habib Rizieq bahkan sempat bersitegang dengan jaksa penuntut umum.

Kemarahan Habib Rizieq itu berawal saat dia mencecar Bima Arya terkait berita acara pemeriksaan (BAP)-nya yang menyatakan eks pimpinan FPI itu berbohong perihal hasil tes swab-nya. Habib Rizieq kemudian menuding Bima Arya memberikan kesaksian bohong.

"Saya minta dicatat, bahwa Wali Kota Bogor, Wali Kota Bima Arya, sekaligus Kepala Satgas COVID-19 di pengadilan yang mulia ini telah melakukan kebohongan di atas kebohongan. Terima kasih," kata Habib Rizieq dengan nada tinggi di PN Jaktim, Rabu (14/4).

(mae/fjp)