Nadiem Makarim di Persimpangan Jalan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 13:55 WIB
Jakarta -

Di tengah mengemukanya isu reshuffle kabinet, sejumlah pihak menyoroti kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Menteri milenial ini dinilai sedang di persimpangan jalan, apakah akan terus melaju atau balik kanan.

"Memang Nadiem siap terima risiko dan dia akan jalan terus (meski banyak kritik), cuma risikonya kepada guncangan politik dan pendidikan menurut saya perlu tertata semua. Jadi saya pikir di persimpangan jalan Nadiem ini. Kalau presiden dapat tekanan luar biasa dan menyerah tentu akan berganti," kata mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud), Fasli Jalal, kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

Meski kerap mengkritik kebijakan Mendikbud yang kadang kontroversial, Fasli Jalal memandang Nadiem masih perlu diberi waktu. Apalagi keputusan presiden memunculkan anak muda di Kemendikbud tentu sudah disertai visi jauh ke depan.

"Menurut saya berikan waktu, memang karena kemudaannya memang dalam hal tertentu kurang unggah-ungguh, tapi itu kan bagian dari perjalanan dan yang penting substansinya," kata Fasli Jalal, yang merupakan guru besar pendidikan Universitas Andalas.

Fasli menyoroti Nadiem beberapa kali terlibat kontroversi untuk hal yang tidak terlalu substansial. "Ada jargon-jargon pendekatan yang kadang kalau dipahami benar tidak seperti itu, tapi kadang-kadang dipakai untuk menyerang beliau bahwa kurang falsafah agama, kurang masuk, kemudian apalah. Dia pada hari pertama dulu dia hadir wisuda di mana guru besar dengan toga kebesarannya dia memakai jins, itu juga sempat heboh. Tapi dari awal saya sabar saja," kata Fasli Jalal.

Mantan Dirjen DiktiFasli Jalal (Muhammad Ridho/detikcom)

Selanjutnya, saran dari Fasli Jalal:

Selanjutnya
Halaman
1 2