Ironi Dugaan Korupsi dan Krusialnya Sepatu Damkar Standar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 04:53 WIB
Petugas Damkar Depok Sandi Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok
Foto: Petugas Damkar Depok Sandi Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok (dok.anggota Damkar Sandi)
Jakarta -

Anggota Damkar Depok, Sandi, buka suara membongkar dugaan korupsi di lingkungan kantornya. Sandi mengungkap bahwa spesifikasi perlengkapan petugas pemadam kebakaran ini diturunkan.

Padahal, perlengkapan pelindung diri petugas pemadam kebakaran wajib memenuhi spesifikasi karena medan yang dihadapi bisa mencapai suhu 1.000 derajat celcius. Pelindung diri petugas juga bisa untuk melindungi diri dari benda tajam.

"Alat Pelindung Diri (APD), dan sepatu adalah bagian dari alat pelindung diri yang berfungsi untuk melindungi kaki seorang petugas dari kondisi tidak normal, bisa karena ada benda tajam yang ada di lapangan atau pun panas dan api. Sehingga setiap alat pelindung diri petugas pemadam harus sesuai dengan spesifikasinya," kata pakar penyelidik kebakaran Adrianus MT CFEI kepada detikcom, Selasa (13/4/2021).

Adrianus Pangaribuan, MT CFEI, seorang penyelidik kebakaran pemegang sertifikat National Association of Fire Investigators (NAFI) Amerika. Dia memegang sertifikat PFE (Professional Forensic Engineer) dan CFEI (Certified Fire & Explosion Investigator). Selain itu, ia berpengalaman menyelidiki sekitar 200 insiden kebakaran di industri selama 20 tahun.

Adrianus menjelaskan bahwa APD digunakan untuk menghadapi suhu yang bisa mencapai 1.000 derajat celcius. APD yang sesuai spesifikasi didesain agar tahan panas.

"Misalnya pada saat terjadi kebakaran, temperatur yang timbul saat itu bisa antara 800 C-1.000 C, nah alat pelindung diri didesain harus mampu menahan panas yang timbul sehingga petugas tetap bisa bekerja menggempur api, sehingga setiap alat pelindung diri yang dipakai ada tingkat ketahanan apinya (TKA atau fire rated) sehingga bisa melindungi petugas," ungkapnya.

Dalam keterangannya, Sandi menuding bahwa sepatu PDL Damkar Depok tidak sesuai spesifikasi. Padahal, menurut Adrianus, sepatu harus tahan ketika dipakai di lapangan. Jika tidak, hal ini bisa membahayakan pemakainya.

"Setiap sepatu dibuat sesuai dengan peruntukannya, makanya ada sepeatu yang dikhusus dipakai oleh pekerja di lapangan minyak, bekerja di tambang batu bara dan pemadam kebakaran. Penurunan spesifikasi akan berdampak pada si pemakai. Setiap sepatu (APD) disesuaikan dengan lapangan kerjanya, bukannya hanya untuk menahan panas, kadang pada saat kebakaran ada bahan kimia yang meleleh atau keluar dari wadahnya, sepatu ini juga harus bisa menahan terhadap kerusakan akibat bahan kimia," tuturnya.

Tonton juga Video: MenPAN-RB Ungkap Pencegahan Korupsi di Perizinan-Tata Niaga Tinggi

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2