MRT Jakarta Izinkan Penumpang Buka Puasa Dalam Kereta

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 18:59 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut bakal membangun proyek baru LRT dan MRT di 5 kota. Penasaran?
MRT Jakarta (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

PT MRT Jakarta menerapkan kebijakan khusus selama bulan suci Ramadhan. Kini, penumpang MRT diizinkan berbuka puasa saat tengah berada di dalam kereta.

"Pengguna jasa diperbolehkan untuk membatalkan puasa saat berada di dalam ratangga maupun area berbayar (seperti peron atau beranda peron/paid concourse) saat waktu berbuka telah tiba dan melanjutkan kegiatan membatalkan puasa di area beranda peron tidak berbayar (unpaid concourse)," kata Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo melalui rilis tertulis, Selasa (13/4/2021).

Kendati demikian, Ahmad mengatakan MRT hanya mengizinkan penumpang makan dan minum selama 10 menit. Selain itu, penumpang hanya boleh membatalkan puasa dengan air putih dan buah kurma.

"Maksimum 10 menit setelah setelah azan Magrib (apabila masih di dalam ratangga atau area berbayar). Pengguna jasa tidak diperbolehkan untuk membatalkan puasa dengan minuman selain air putih (teh, kopi, sirup, soda, dan lain-lain) dan kudapan selain buah kurma," jelasnya.

Ahmad mengimbau kepada penumpang untuk selalu menjaga jarak aman serta menerapkan protokol kesehatan COVID-19 selama berada di dalam MRT. Dia mewanti-wanti agar penumpang tak berbincang dengan penumpang lainnya ketika membuka masker.

"Selama membuka masker, pengguna jasa tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan tidak berbicara, baik satu maupun dua arah. Pengguna jasa juga diminta untuk tetap menjaga kebersihan ratangga dan area stasiun dengan membawa kembali sampahnya saat meninggalkan ratangga atau peron berbayar," tegasnya.

Simak juga video 'Borong Aneka Kurma untuk Buka Puasa':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)