Polisi Serahkan 15 Tersangka Kasus Mafia Tanah Ibu Dino Patti Djalal ke Jaksa

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 15:32 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah menyerahkan barang bukti serta tersangka kasus mafia tanah rumah ibu dari Dino Patti Djalal ke jaksa. Sebagaimana diketahui, kasus mafia tanah ini terdiri atas tiga laporan polisi, dengan 15 nama tersangka di dalamnya.

"Kasus pengungkapan di Polda Metro waktu itu kasus mafia tanah Dino Patti Djalal. Saya update jadi kemarin tiga laporan polisi dengan 15 tersangka sudah tahap kedua, sudah kita serahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polres Metro Tangerang Kota, Jalan Daan Mogot, Tangerang, Selasa (13/4/2021).

Pelimpahan tersebut dilakukan Senin (12/4) lalu. Yusri menyebut kini penanganan kasus tersebut akan memasuki tahap persidangan. Dia menambahkan masih ada sejumlah kasus mafia tanah yang tengah diusut oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Tiga laporan polisi kasus Dino Patti Djalal sudah tahap kedua seluruhnya, dan ini ada lagi kasus lainnya yang terus kita lakukan pengungkapan berkolaborasi bersama-sama," ungkap Yusri.

Kasus mafia tanah dengan korban ibu dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik. Keluarga Dino Patti Djalal diketahui membuat tiga laporan polisi terkait mafia tanah tersebut sejak 2019 hingga 2021.

"Dari ungkap tiga laporan ini ada 15 tersangka yang bisa ditangkap. Masing-masing LP ada lima tersangka," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/2).

Fredy Kusnadi, nama yang kerap disebut Dino Patti Djalal, pun turut ditangkap polisi. Fredy Kusnadi ditangkap Jumat (19/2) dini hari di kediamannya di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Khusus terkait Saudara FK, tadi pagi tim penyidik telah melakukan penangkapan di Kemayoran, karena telah ditemukan dua alat bukti keterlibatan yang bersangkutan dalam kelompok mafia tanah tersebut," ungkap mantan Kapolda Jawa Timur ini.

(ygs/aud)