Pemkot Bogor Raih Penghargaan Perencanaan Daerah di Musrenbang Jabar

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 12:50 WIB
Pemkot Bogor
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjadi satu dari tiga kota yang mendapatkan Penghargaan Perencanaan Daerah (PPD) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Jawa Barat. Acara tersebut digelar di Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung, Senin (12/4) kemarin.

Kota Bogor bersama dengan Kota Bandung dan Kota Sukabumi berhasil meraih kota terbaik untuk penyusunan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan pencapaian target pembangunan. Penghargaan tersebut diberikan langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan diterima Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat Musrenbang Provinsi Jawa Barat.

Dedie mengaku bangga dengan peraihan ini. Ia mengatakan perencanaan program yang menjadi juara ini adalah program Kampung Tematik yang dibangun di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

"Kampung Tematik Mulyaharja ini dianggap sebagai salah satu program yang mengusung langkah-langkah perencanaan yang sesuai dengan kaidah dan kriteria yang dipersyaratkan," kata Dedie dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021).

Meskipun belum menjadi juara yang pertama, lanjutnya, namun hal itu tetap menjadi kebanggaan sebagai salah satu kota yang ada di Jawa Barat. Di samping itu, peraihan ini bisa menjadi modal dalam perencanaan pembangunan di 2022.

"Pak Gubernur menyampaikan bahwa kita harus mencari alternatif-alternatif baru di bidang pembiayaan. Ini harus dicari. Memang ke depan kita juga harus mencari satu program yang bisa didukung oleh provinsi. Jadi proyek strategis provinsi di Kota Bogor," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku Pemprov Jabar memang sudah kehilangan banyak anggaran di masa pandemi ini. Sehingga untuk mengembalikan kehilangan itu para kepala daerah harus bekerja keras.

"Kuncinya adalah tadi, inovasi. Inovasi itu beda dengan kreatif, kalau kreatif itu dia menyempurnakan yang sudah ada. Kalau inovatif itu menciptakan dari yang belum ada menjadi yang ada. Jadi ilmu yang paling tinggi itu adalah inovasi," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Ia melanjutkan, untuk 2022 mendatang, semangatnya adalah tetap optimis meskipun anggaran pemerintah masih terbatas. Sehingga banyak cara untuk mencari alternatif lain dalam pembiayaan daerah.

"Sehingga jangan tertumpu oleh APBD saja. Bisa dari CSR, swasta dan yang lain-lain. Jangan menyerah dulu, perang belum dimulai. Kita berjuang dulu supaya kita menang," tambah Emil.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan Musrenbang ini adalah merupakan acara puncak dari rangkaian forum dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2022.

Dalam Musrenbang hari ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan atau stakeholder. Termasuk para kepala daerah se-Jawa Barat. Musrenbang 2021 ini diadakan untuk menyepakati usulan program kegiatan prioritas perangkat daerah Provinsi Jawa Barat dan kabupaten/kota tahun 2022.

"Kita juga menyepakati usulan program dan kegiatan prioritas pembangunan pemerintah daerah yang disinkronkan dengan arah kebijakan, prioritas, sasaran pembangunan dan kegiatan strategis nasional serta menjaring masukan terhadap penyempurnaan penyusunan rancangan akhir RKPD provinsi tahun 2022," urainya.

Proses perencanaan pembangunan daerah menggunakan beberapa pendekatan, yaitu pendekatan teknokratik, partisipatif, politik serta top down dan bottom up sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017.

Untuk penghargaan PPD tahun 2021, Setiawan juga memberikan ucapan terima kasih kepada kabupaten/kota yang telah berupaya meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan dari penilaian yang telah dilaksanakan.

"Dengan adanya penilaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi dan memacu setiap daerah untuk menyiapkan dokumen perencanaan secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan. Sehingga terwujud perencanaan pembangunan yang lebih baik dan bermutu," jelasnya lagi.

Menurutnya Pemkot Bogor menunjukkan keseriusan dan kesiapan dari pemerintah kabupaten/kota. Terutama dalam mengusung kegiatan yang nantinya memberikan manfaat kepada masyarakat di daerah masing-masing. Ia berharap, Pemkot Bogor dapat mewujudkan Jawa Barat yang juara lahir batin, dengan inovasi dan kolaborasi.

"Semoga apa yang kita laksanakan dapat memberikan manfaat bagi kemajuan masyarakat Jawa Barat," katanya.

Tonton juga Video: Keren, Kafe di Bogor Hadirkan Barista Penyandang Tunarungu

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)