Selain Puan-Prananda, Jokowi-BG Dianggap Pas Jadi Penerus Megawati

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 11:54 WIB
Megawati temui Jokowi di Istana
Megawati saat menemui Jokowi di Istana. (Ray Jordan/detikcom)

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Solo, Fx Hadi Rudyatmo, mendorong Prananda menjadi pengganti Megawati. Dukungan agar Prananda maju itu disampaikan Rudy saat bicara soal kaderisasi yang disebutnya harus dilakukan pada 2024. Dia menyinggung soal Megawati, yang sudah menjadi Ketum PDIP sejak 1998.

"Kaderisasi harus dilakukan sedini mungkin. Karena Bu Mega Ketua Umun PDIP sejak 1998. Kalau 2024 ingin menyerahkan tongkat estafet, kita harapkan ke Mas Prananda," kata Rudy.

Elite PDIP, Hendrawan Supratikno, kemudian buka suara. Dia mengungkap ada perintah Megawati kepada Prananda dan Puan.

Hendrawan juga menyebut siapa Ketum PDIP berikutnya berada di tangan Megawati. Dia mengatakan AD/ART PDIP mengatur Ketum PDIP yang baru diputuskan oleh Megawati selaku Ketum petahana.

"Dalam AD/ART PDIP sudah jelas, ketum yang baru diputuskan oleh ketum petahana. Jadi tidak perlu ada kubu-kubuan, dukung-mendukung atau seru-menyeru. Ibu Megawati yang akan memutuskan," kata Hendrawan.

Hendrawan menyebut Prananda dan Puan punya peran masing-masing di PDIP. Dia mengatakan pembagian peran itu merupakan perintah dari Megawati.

Menurut Hendrawan, Megawati memerintahkan Puan bergerak di hilir PDIP, seperti eksekutif dan legislatif. Sedangkan Prananda, kata Hendrawan, bergerak di hulu, seperti mengkonsolidasi partai.

Halaman

(rfs/haf)