Survei KedaiKOPI soal Elektabilitas Capres Tokoh Oposisi, Rocky Gerung 13,7%

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 17:06 WIB
Akademisi Rocky Gerung memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet, Selasa (4/12/2018). Rocky datang ke Polda Metro Jaya dengan didampingi pengacaranya.
Rocky Gerung (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei KedaiKOPI merilis survei terkait tokoh calon pemimpin Indonesia 2024 dari beragam kategori di Indonesia, salah satunya kategori tokoh oposisi. Hasilnya Gatot Nurmantyo memiliki elektabilitas 13,7 persen diikuti Rocky Gerung dengan hasil sama.

Survei tersebut dilakukan secara nasional 34 provinsi pada 29 Maret hingga 4 April 2021, metode survei melalui wawancara telepon. Jumlah responden terdapat 1.260.

KedaiKopi menanyai responden dengan pertanyaan, "Dari tokoh oposisi berikut ini, siapa yang menurut Anda layak menjadi calon presiden di 2024?. Hasilnya Gatot Nurmantyo dan Rocky Gerung memiliki elektabilitas 13,7 persen.

1. Gatot Nurmantyo 13,7 persen
2. Rocky Gerung 13,7 persen
3. Rizal Ramli 12,6 persen
4. Refly Harun 12,4 persen
5. Mardani Ali Sera 11,6 persen
6. Din Syamsuddin 7,9 persen
7. Abdullah Hehamahua 7,9 persen
8. Said Didu 6,7 persen
9. Habib Rizieq Shihab 4,5 persen

Pendiri lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio atau Hensat menjelaskan survei dilakukan dengan beberapa klasifikasi kriteria dan kategori, sebab menurutnya calon pemimpin di Indonesia banyak pilihan. Jika diubah kriterianya akan berubah juga hasilnya, misalnya dari segi pertanyaan top of mind, Prabowo Subianto mendapat elektabilitas 24,5 persen sedangkan Gatot Nurmantyo 0,2 persen. Namun, pada kategori tokoh oposisi, Gatot Nurmantyo mendapat elektabilitas 13,7 persen.

"Seharusnya kalau pemilihan presiden rakyat Indonesia ini nggak boleh diajak seperti masuk ke restaurant fast food yang menunya terbatas hanya ada ayam goreng, perkedel, soft drink. Kalau ada variasi sedikit mungkin tentang burger. Menurut saya nggak bisa begitu, rakyat Indonesia ini harus diajak kembali ke dasarnya masuk ke warteg yang pilihannya banyak karena memang di Indonesia ini nggak pernah kekurangan pemimpin, pemimpinnya banyak dan variatif, kalau kita ubah indikatornya, diubah kriterianya langsung berubah," kata Hendsat dalam konferensi pers bertajuk 'Peluncuran Hasil Survei Calon Pemimpin 2024: Banjir Tokoh Menuju 2024' yang disiarkan di YouTube Survei KedaiKOPI, Senin (12/4/2021).

Ia mencontohkan di tingkat top of Mind nama Airlangga Hartarto belum muncul. Akan tetapi pada pertanyaan khusus tokoh politik, nama Airlangga Hartarto muncul paling atas yaitu 17,6 persen, begitu pula tokoh oposisi dimana nama Mardani Ali Sera muncul pada kategori tokoh oposisi.

(yld/tor)