Member Protes CEO EDCCash di Bekasi karena Tak Bisa Cairkan Uang Kripto

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 15:07 WIB
ilustrasi investasi
Foto ilustrasi investasi. (iStock)

Rumah CEO EDCCash Abdulrahman Yusuf ini di Pondok Gede, Bekasi, digeruduk oleh puluhan member-nya pada Sabtu (10/4) malam. Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede Iptu Santri Dirga mengatakan pihaknya berjaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

"Kita tidak monitor kasus tersebut dan tidak punya kapasitas di kasus tersebut, karena kasus itu sudah ada di Bareskrim. Jadi kapasitas Polsek hanya untuk harkamtibmas saja," ujar Santri Dirga saat dihubungi detikcom, Senin (12/4/2021).

Polsek Pondok Gede sendiri hadir di lokasi untuk mengamankan kerumunan. Sebab, warga sekitar merasa tidak nyaman karena rumah Abdulrahman kerap didatangi warga.

"Karena masyarakat sekitar ada yang merasa tidak nyaman, karena hampir tiap hari ada massa yang berbondong-bondong datang ke rumah Pak Abdulrahman ini. Karena warga tidak nyaman, akhirnya dipanggil Polsek, takutnya ada situasi yang tidak diinginkan," jelasnya.

Pernyataan EDC Cash soal Keuntungan

EDCCash dalam laman website-nya, https://edccash.cash/, menyatakan tidak menjanjikan keuntungan apa pun. Hal ini dinyatakan pihak EDCCash sesuai hasil rapat dengan satuan tugas waspada investasi (Satgas Waspada Investasi) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 Juni 2019.

"Maka dengan ini kami mengumumkan bahwa EDCCash tidak pernah menjanjikan profit apa pun. Apabila ada pihak yang menjanjikan profit atas EDCCash, maka hal tersebut bukanlah dari kami dan bukan merupakan tanggung jawab kami," demikian pernyataan EDCCash dalam website-nya.

Halaman

(mei/fjp)