Mantan Deputi KSP Kritik Pembubaran Kemenristek: Bisa Berantakan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 14:46 WIB
Infografis Kemenristek
Foto ilustrasi riset. (shutterstock)

Sebelumnya, persetujuan penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek diambil dalam rapat paripurna DPR RI, Jumat (9/4) pagi. Jokowi sebelumnya telah bersurat kepada DPR terkait pembentukan Kementerian Investasi.

"Dan sesuai hasil rapat konsultasi pengganti rapat Bamus, 8 April 2021, yang telah bahas surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian dan menyepakati penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kemenristek ke Kemendikbud sehingga menjadi Kemendikbud dan Ristek, pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan," ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, yang memimpin rapat.

Dasco pun melempar pertanyaan ke anggota Dewan yang hadir terkait putusan rapat bamus ini. Anggota Dewan pun menyetujui ini.

"Apakah hasil keputusan rapat Bamus pengganti rapat konsultasi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian dapat disetujui?" tanya Dasco.

"Setuju," jawab anggota Dewan.

Sebelum dilebur, Kemenristek merupakan instansi yang tergabung dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).


(rdp/fjp)