Helikopter yang Dibakar KKB di Bandara Ilaga Papua Dioperasikan Ersa Air

Aufa Saiman - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 10:48 WIB
KKB Bakar helikopter di Bandara Ilaga Papua (Foto: Humas Nemangkawi)
KKB Bakar Helikopter di Bandara Ilaga Papua (Foto: Humas Nemangkawi)
Puncak -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sebuah helikopter yang tengah diparkir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Helikopter itu ternyata dioperasikan oleh PT Ersa Air.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara/UPBU Ilaga, Herman Sujito. Dia mengatakan helikopter yang dioperasikan oleh PT Ersa Air itu memang beroperasi di kawasan Timika hingga pegunungan.

"Jadi memang benar ada pembakaran heli, heli itu dioperasikan olah Ersa Air," kata Herman saat dikonfirmasi, Senin (12/4/2021).

Herman menambahkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi bagian depan heli mengalami kerusakan akibat dibakar. Helikopter tersebut parkir di kawasan Bandara Aminggaru Ilaga lantaran mengalami kerusakan mesin sejak 31 Maret 2021.

Helikopter itu tengah mengalami kerusakan dan sedang menunggu spare part untuk perbaikan. Karena itulah heli tersebut terparkir di lokasi kejadian dan belum bisa kembali ke Timika.

Herman pun menyampaikan saat ini Bandara Ilaga sudah berjalan Normal.

"Sudah bandara sudah normal, " Tambah Herman.

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali beraksi di Papua. Kali ini, KKB membakar sebuah helikopter yang sedang diparkir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, semalam.

"Kelompok kriminal bersenjata (KKB) semakin brutal di Papua. Pada Minggu (11/4), pukul 20.20 WIT, KKB pun melakukan pembakaran terhadap helikopter Cooper yang terparkir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua," ujar Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy melalui keterangan tertulis, Senin (12/4/2021).

Berdasarkan foto yang diterima detikcom, helikopter yang dibakar KKB berwarna putih. Helikopter itu tampak bolong di bagian depan hingga menembus ke dalamnya.

Akibat dari pembakaran itu, Iqbal mengatakan kontak tembak tak terhindarkan. Personel TNI-Polri disebut terlibat baku tembak dengan anggota KKB.

"Hal ini mengakibatkan terjadinya baku tembak antara KKB dan personel TNI-Polri," ucapnya.

(maa/maa)