Kala Jet Tempur Kolaborasi RI-Korsel Diwarnai Renegosiasi Kini Jadi Nyata

Tim Detikcom - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 15:23 WIB
A prototype of the KF-21 Boramae fighter, South Koreas next-generation indigenous fighter jet, is displayed during its unveiling event at the Korea Aerospace Industries headquarters in the southern city of Sacheon on April 9, 2021. (Photo by - / YONHAP / AFP) / - South Korea OUT / REPUBLIC OF KOREA OUT  NO ARCHIVES  RESTRICTED TO SUBSCRIPTION USE
Jet Tempur KF-21 Boramae (Foto: AFP/-)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Chung Eui-yong dan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam proyek jet tempur. Awalnya Indonesia sempat diisukan mundur dalam proyek tersebut, kemudian dilakukan renegosiasi hingga akhirnya terjadi kesepakatan hingga peluncuran prototipe.

Awalnya, pemerintah Indonesia mengupayakan melakukan negosiasi ulang terkait proyek pengembangan jet tempur dengan Korea Selatan. Negosiasi dilakukan setelah Indonesia dilaporkan menunda ratusan juta dolar untuk iuran proyek ini.

"Saat ini pemerintah akan melakukan renegosiasi tahap berikutnya terkait dengan cost share yang harus dibayar oleh pemerintah Indonesia," ujar Jubir Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada wartawan, Selasa (8/9/2020).

Dahnil mengatakan negosiasi ulang ini sekaligus membahas kelanjutan proyek pengembangan jet tempur ini. Menurut Dahnil, negosiasi ulang ini juga sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2017.

"Termasuk renegosiasi terkait keberlanjutan proyek tersebut, setelah pada 2017 Presiden memerintahkan melakukan renegosiasi terkait proyek KFX-IFX dan renegosiasi pada saat itu pemerintah Korsel belum menyepakati permintaan kita terkait penurunan cost share Indonesia dari 20 persen menjadi 15 persen, namun hanya memperoleh pengurangan menjadi 18,8 persen," jelas Dahnil.

Yang terbaru, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah bertemu dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan Suh Wook. Keduanya membahas proyek pengembangan pesawat tempur.

Dikutip dari Yonhap News Agency, Kamis (8/4/2021), pertemuan terjadi usai acara peluncuran prototipe pesawat tempur pertama di Korea Selatan yang disebut KF-X. Proyek pengembangan KF-X/IF-X akan berlanjut dan melambangkan kepercayaan yang kuat antar kedua negara.

Kunjungan Prabowo ke Korea Selatan ini terjadi di tengah spekulasi jika Indonesia akan menghentikan kerja sama tersebut.

Prabowo Disebut Restui Proyek Jet Tempur Bareng Korsel


Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Chung Eui-yong dan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam proyek jet tempur bersama. Disebutkan bahwa kesepakatan tersebut menjadi simbol kepercayaan antar kedua negara.

Seperti dilansir dari Yonhap News Agency dan The Korea Herald, Minggu (11/4/2021), kesepakatan yang dicapai pada Jumat (9/4) lalu itu disebut untuk memajukan kerja sama substansial antara kedua negara, termasuk proyek pengembangan jet tempur bersama yang sedang berlangsung.

Selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4