Wagub DKI Ungkap Bangun Tugu Sepeda Rp 800 Juta agar Masyarakat Hidup Sehat

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 11:44 WIB
Proyek tugu sepeda di Jl Jenderal Sudirman Jakpus (Karin/detikcom)
Proyek tugu sepeda di Jl Jenderal Sudirman, Jakpus. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang mengerjakan pembangunan Tugu Sepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beralasan membangun Tugu Sepeda di tengah pandemi Corona agar masyarakat terdorong untuk hidup sehat.

"Ya justru karena di masa pandemi ini kita ingin mendorong masyarakat hidup sehat, hidup bersih, lingkungan yang bersih, udara yang bersih dengan cara menggunakan sepeda," ujar Ahmad Riza Patria kepada wartawan di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (11/4/2021).

Tak hanya itu, Riza menilai adanya tugu tersebut tak hanya mendorong agar masyarakat hidup sehat. Menurutnya, masyarakat juga bisa terpacu untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari.

"Kita ingin sepeda ini tidak hanya digunakan alat rekreasi, olahraga tapi juga alat transportasi," kata politikus Gerindra tersebut.

Lebih lanjut, Riza memastikan keberadaan Tugu Sepeda tersebut tidak akan mengundang adanya kerumunan. Dia menyebut sudah lokasi yang dipilih sudah diperhitungkan sehingga nantinya bisa menjadi ikon baru DKI Jakarta.

"Sudah kita perhitungkan dengan para konsultan, para ahli (lokasi) tempat yang terbaik tidak mengganggu justru akan menjadi ikon baru di Jakarta dan komitmen kita pada pengguna sepeda dan masyarakat," ucap Riza.

Kemudian Riza juga menjelaskan terkait biaya mencapai Rp 800 juta untuk membangun tugu sepeda tersebut. Dia memastikan tidak ada APBN atau APBD yang digunakan untuk membangun tugu tersebut.

"Tugu sepeda ini sekali lagi tidak dibiayai oleh APBN atau APBD tapi oleh swasta pihak ketiga. Jadi bukan dari kami," ujar Riza.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan proyek Tugu Sepeda senilai Rp 800 juta di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, memicu kritik dari masyarakat berbagai kalangan.

"Biayanya kan sudah dikaji dan diteliti oleh konsultan, tentu semua mengenai harga ada standar yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Jadi silakan nanti ditanya oleh konsultan, kenapa biaya Rp 800 juta? Tentu yang namanya kita harus menghargai daripada seniman, seni rupa kita yang membuat dan para konsultan tentu nanti akan jadinya akan baik, cantik, menarik, dan menjadi ikon di Jakarta, tempat selfie bagi teman-teman milenial," kata Riza di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Riza mengatakan pihaknya telah mengalokasikan pendanaan terhadap seluruh sektor secara proporsional. Dia menyebut pembangunan Tugu Sepeda menggunakan dana dari pihak swasta.

"Ya semua kan ada alokasinya, pendidikan, sosial, kesehatan, olahraga, agama, semua dialokasikan tentu alokasinya sangat proporsional ya, kita memperhatikan sumber pendanaan dari mana nih, dari pihak ketiga bukan dari APBD, partisipasi dari swasta, dan kita mengalokasikan sesuai dengan peruntukannya, ini dana kurang lebih dari KLB," tuturnya.

Simak video 'Ini Penampakan Proyek Tugu Sepeda Rp 800 Juta di Sudirman Jakpus':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)