Prototipe Jet Tempur Kolaborasi Indonesia-Korsel Kini Diluncurkan

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 09:07 WIB
Menhan Prabowo Subianto menghadiri acara peluncuran jet temput di Korea Selatan
Menhan Prabowo Subianto menghadiri acara peluncuran jet temput di Korea Selatan. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Prototipe jet tempur kolaborasi Korea Selatan dengan Indonesia diluncurkan oleh Korea Selatan. Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menghadiri Roll-Out Ceremony dari prototipe jet tempur generasi selanjutnya KF-X / IF-X di Korea Selatan.

Kehadiran Prabowo mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekaligus melanjutkan kerja sama pertahanan kedua negara.

"Mewakili Presiden Joko Widodo beliau bicara masalah kerjasama pertahanan kedua negara termasuk kerja sama industri pertahanan kedua negara agar baik, menguntungkan kedua pihak, demi kepentingan nasional masing-masing negara," kata Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, ketika dikonfirmasi, Minggu (11/4/2021).

Acara itu diselenggarakan pada Jumat (9/4). Acara itu diresmikan langsung oleh Presiden Republik Korea Moon Jae-In, didampingi Menteri Pertahanan Republik Korea Suh Wook dan Menteri Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Kang Eun-Ho.

Dalam Roll-Out Ceremony KF-X / IF-X ini, Presiden RI Joko Widodo turut memberikan sambutan secara virtual di mana ia menyampaikan ucapan selamat atas peluncuran pertama prototype pesawat tempur KFX.

Jet Tempur yang diluncurkan Korea SelatanJet tempur yang diluncurkan Korea Selatan. (Foto: dok. Istimewa)

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa sejak 2010, Indonesia dan Republik Korea telah menandatangani MoU tentang kerjasama pengembangan pesawat tempur KFX dan IFX untuk memenuhi kebutuhan alutsista berupa pesawat tempur kedua negara dalam waktu 30-40 tahun ke depan.

Karena itu, Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada seluruh entitas di Republik Korea atas peluncuran pertama prototipe pesawat tempur KFX. Presiden Jokowi berharap prototipe pertama ini dapat menjadi 'landmark moment' bagi negara Korea secara umum dan secara khusus bagi industri penerbangan Korea.

Presiden Jokowi juga mengharapkan kesuksesan peluncuran pertama prototype KFX ini agar dapat terus memberikan manfaat positif untuk kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Korea.

Sebelumnya, pemerintah sempat bernegosiasi ulang terkait proyek pengembangan jet tempur dengan Korea Selatan. Negosiasi dilakukan setelah Indonesia dilaporkan menunda ratusan juta dolar untuk iuran proyek ini.

"Saat ini pemerintah akan melakukan renegosiasi tahap berikutnya terkait dengan cost share yang harus dibayar oleh pemerintah Indonesia," ujar Jubir Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada wartawan, Selasa (8/9/2020).

Dahnil mengatakan negosiasi ulang ini sekaligus membahas kelanjutan proyek pengembangan jet tempur ini. Menurut Dahnil, negosiasi ulang ini juga sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2017.

"Termasuk renegosiasi terkait keberlanjutan proyek tersebut, setelah pada 2017 Presiden memerintahkan melakukan renegosiasi terkait proyek KFX-IFX dan renegosiasi pada saat itu pemerintah Korsel belum menyepakati permintaan kita terkait penurunan cost share Indonesia dari 20 persen menjadi 15 persen, namun hanya memperoleh pengurangan menjadi 18,8 persen," jelas Dahnil.

Simak juga 'Tentang Jet Tempur Eurofighter Typhoon yang Dilirik Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/dhn)