TB Hasanuddin Nilai Denwalsus Kemenhan Berlebihan: Sudah Ada TNI-Polri

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 03:27 WIB
Cagub Jabar TB Hasanuddin menjalani syuting Blak-blakan DCandidate detikcom di Jakarta
Foto: TB Hasanuddin (Rachman Haryanto)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto membentuk Detasemen Kawal Khusus Kementerian Pertahanan (Denwalsus Kemenhan). Anggota Komisi I DPR, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menilai pembentukan Denwalsus Kemenhan tersebut berlebihan.

"Kemenhan itu sama dengan kementrian lainnya, itu statusnya kementrian 'sipil'. Untuk pengamanan intern setiap kementrian boleh melakukan upaya masing-masing, seperti di Setneg disebut Pamdal ( pengamanan dalam ) atau ditempat lain dengan nama lain," kata TB Hasanuddin dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

TB Hasanuddin menilai pembentukan satuan khusus di Kemenhan untuk pengawalan berlebihan dan tak sesuai ketentuan pengawalan. Dia menyebut jika ada kebutuhan khusus bisa berkoordinasi dengan TNI-Polri.

"Pembentukan satuan khusus di Kemenhan, tak sesuai dengan ketentuan itu dan berlebihan. Kalau ada kebutuhan khusus sebaiknya kordinasi saja dengan TNI/Polri," ucapnya.

Lebih lanjut, TB Hasanuddin menyebut jika pengawalan setingkat presiden maka sudah ada jajaran Paspampres. Selain itu, pengawalan setingkat menteri juga menurutnya merupakan tanggungjawab Pam VVIP Polri. Dia menyebut Denwalsus Kemenhan itu bisa berpotensi tidak terpakai nantinya.

"Untuk urusan keprotokolan, kalau ada tamu asing setingkat Presiden sudah diatur oleh Paspampres baik pengawalannya maupun jajar kehormatannya. Tamu asing setingkat menteri yang datang ke Indonesia pengawalannya menjadi tanggung jawab Pam VVIP Polri, bila tamu tersebut datang ke Menhan dan perlu jajar kehormatan sudah disediakan Ki Prot (kompi protokol di Mabes TNI). Kepala biru Umum Kemenhan tinggal kordinasi saja dengan Danden Mabes TNI," ujarnya.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto membentuk Detasemen Kawal Khusus Kementerian Pertahanan (Denwalsus Kemenhan). Denwalsus ini merupakan pasukan khusus untuk mengawal Menhan hingga tamu VVIP Kemenhan.

Hal tersebut diungkap oleh ajudan Menhan Prabowo, Rizky Irmansyah dalam akun Instagram pribadinya @rizky_irmansyah, Jumat (9/4). Rizky mem-posting sebuah video prajurit berbaret sedang berbaris, dalam deskripsi posting-annya, Rizky menyampaikan prajurit tersebut merupakan Denwalsus Kemenhan.

"Mereka adalah Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus) Kementerian Pertahanan yang dibentuk oleh Menteri Pertahanan Pak Prabowo Subianto. Mereka dilatih, ditempa, dididik di Batu Jajar Pusdiklat Kopassus di Jawa Barat," kata Rizky.

Adapun tugas Denwalsus adalah mengawal serta menjaga keamanan Kementerian Pertahanan, Menteri Pertahanan, tamu-tamu khusus Kementerian Pertahanan dan upacara penyambutan jajar kehormatan tamu-tamu negara.

"Pasukan ini di seleksi dan dipilih langsung oleh Menteri Pertahanan, tiap-tiap personel dibekali kemampuan penjagaan serta pengawalan VVIP, pola penyambutan tamu Dalam serta Luar Negeri dan tentunya kemampuan lain yang tak bisa saya jabarkan," ujarnya.

(maa/maa)