Terus Bertambah, 22 Hektare Tanah Beny Tjokro di Banten Disita Jaksa

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 17:15 WIB
Tersangka kasus korupsi, Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro keluar gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/1/2020) usai menjalani pemeriksaan tim Kejaksaan Agung. Benny yang merupakan tahanan Kejaksaan Agung menjalani pemeriksaan di KPK untuk kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.
Tersangka Korupsi PT ASABRI, Benny Tjokro (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menelusuri aset tersangka korupsi PT ASABRI, Benny Tjokrosaputro. Terbaru, penyidik menyita aset tanah seluas 220 ribu m2 atau 22 hektare di Serang, Banten.

"Pemasangan tanda penyitaan barang bukti yang dilakukan pada Kamis, 8 April 2021 kemarin, adalah terhadap aset milik tersangka atau yang terkait dengan tersangka BTS, berupa 132 bidang tanah dengan luas seluruhnya 220 ribu m2 atas nama PT Batu Kuda (RIMO) yang terletak di Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Ebenezer, Jumat (9/4/2021).

Kemudian Kejagung juga menyita aset milik tersangka ASABRI lainnya, Lukman Purnomosidi, berupa bidang tanah Sertifikat Hak Guna Bangunan dengan luas seluruhnya 26 ribu m2 atas nama PT Prima Jaringan, yang terletak di Bambu Apus, Cipayung, Kota Jakarta Timur.

"Pemasangan tanda penyitaan pada dua aset milik tersangka BTS dan tersangka LP dilakukan guna memastikan status barang bukti agar tidak dialihkan kepada pihak lain," kata Leonard.

Pada hari ini Kejagung juga memeriksa 7 orang saksi yang terkait kasus korupsi PT ASABRI. Adapun saksi yang diperiksa adalah BA, Direktur Utama PT Valbury Sekuritas Indonesia; KP, Direktur Utama PT Profindo Sekuritas Indonesia; YA, Direktur Utama Bank China Construction Bank Indonesia Tbk; ABS, Direktur PT Strategic Manajemen Service; ID, Nominee Tersangka JS; JI, mantan Karyawan PT Bumi Nusa Jaya Abadi (1999-2019); serta HS, Direktur PT Panca Tunggal Sapta/HRD PT Tricore Kapital Sarana.

Sebelumnya, tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memasang plang 'disita' pada aset di Kabupaten Lebak, Banten, yang diduga milik tersangka kasus korupsi ASABRI, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro. Total ada 410 bidang tanah dengan luas 3.090.000 meter persegi atau 309 hektare yang dipasangi plang penyitaan.

"Pemasangan tanda penyitaan barang bukti kali ini adalah aset milik tersangka atau yang terkait tersangka BT berupa 410 bidang tanah dengan luas 3.090.000 m2 yang terletak di Kabupaten Lebak sebagai tindak lanjut dari proses penyitaan di Kabupaten Lebak pada 10 Maret 2021 lalu guna memastikan status barang bukti agar tidak dialihkan kepada pihak lain," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan pers tertulis, Kamis (8/4).

Kejagung juga telah menyita aset milik tersangka Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. Terbaru, penyidik Kejagung menyita aset tanah dan bangunan di Kabupaten Bogor milik Benny Tjokro dan mobil Lexus milik Heru Hidayat.

"Penyitaan aset tersangka yang berhasil disita kali ini adalah aset yang terkait tersangka BTS berupa 328 bidang tanah dan/atau bangunan di atasnya dengan status sertifikat HGB yang luas seluruhnya kurang-lebih 193 hektare yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat," kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangannya, Rabu (7/4).

Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka. Mereka adalah:

1. Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri sebagai Direktur Utama PT ASABRI periode 2011-2016
2. Letjen Purn Sonny Widjaja sebagai Direktur Utama PT ASABRI periode 2016-2020
3. Bachtiar Effendi sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT ASABRI periode 2012-2015
4. Hari Setianto sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT ASABRI periode 2013-2019
5. Ilham W Siregar sebagai Kepala Divisi Investasi PT ASABRI periode 2012-2017
6. Lukman Purnomosidi sebagai Presiden Direktur PT Prima Jaringan
7. Heru Hidayat sebagai Presiden PT Trada Alam Minera
8. Benny Tjokrosaputro sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk
9. Jimmy Sutopo sebagai Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relations

Tonton video '309 Hektare Tanah Benny Tjokro Disita Kejagung!':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/fjp)