Jadi Mitra Binaan Pertamina, UKM Tewetewe Art Bisa Tembus Pasar Asia

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 14:47 WIB
UMKM
Foto: dok. Pertamina
Jakarta -

Pertamina mendukung pengembangan produk-produk UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk dapat naik kelas melalui program kemitraan. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan mengungkap hal ini dilakukan Pertamina dengan harapan dapat menimbulkan multiplier effect yaitu terciptanya lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

"Program kemitraan Pertamina bertujuan untuk menggerakan ekonomi masyarakat melalui pembinaan usaha kecil dan mikro, agar dapat berkembang dan mandiri. Selain itu Pertamina juga bertujuan untuk terus mengimplementasikan poin 8 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi," jelas Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (9/4/2021)

Eko menjelaskan salah satu dukungan terhadap pengembangan produk-produk UKM dari Pertamina dilakukan pada usaha Tewetewe Art.

Pemilik UKM Tewetewe Art Mohamad Fathi mengaku telah merasakan banyak perubahan pada usahanya setelah bergabung menjadi mitra binaan Pertamina pada 2013 lalu. Ia menjelaskan telah banyak melakukan transformasi terutama dalam hal pemasaran produk untuk dapat menembus pasar Asia.

Diketahui, Tewetewe Art merupakan usaha yang bergerak di bidang wire jewelry. Fathi mengungkap dirinya belajar otodidak hingga dapat memproduksi liontin, kalung, gelang, bros, dan aneka aksesori lain yang terbuat dari kawat tembaga untuk dipadukan dengan batu alam.

"Awalnya jadi reseller produk orang. Namun karena tempat kulakan yang jauh, akhirnya belajar otodidak untuk buat produk dari bahan yang berbeda," tutur Fathi.

Fathi mengatakan setelah bergabung menjadi mitra binaan usahanya mendapatkan pendampingan intensif dari Pertamina agar dapat naik kelas dan berinovasi. Selain pelatihan pemasaran digital, jelas Fathi, Pertamina turut membantu memperkenalkan produknya ke lingkup nasional hingga internasional.

"Pengetahuan pemasaran digital maupun keikutsertaan dalam pameran-pameran lingkup nasional yang diberikan Pertamina sangat mendukung kemajuan usaha saya. Sebelum bergabung jadi mitra binaan Pertamina, saya hanya mengikuti pameran berskala kecil di daerah," ujarnya.

Menurutnya, peluang pasar yang masih potensial membuat usahanya pun ikut berkembang. Hal ini terlihat dari jumlah pekerja yang kian bertambah. Ia menjelaskan sebelumnya UKM ini hanya dikerjakan berdua dengan sang istri, namun kini usahanya telah memiliki 4 orang karyawan yang turut membantu bisnisnya.

Sementara itu, Fathi mengungkap setiap bulannya bisa mengantongi omzet bersih mencapai lebih dari Rp 10 juta dari usaha ini.

Lebih lanjut, Fathi mengatakan pencapaian tersebut tidak terlepas dari pemasaran yang cukup gencar dilakukan. Ia menambahkan, dirinya banyak memposting katalog produknya untuk media sosial yakni pada Instagram @teweteweartjewelry.

Sementara untuk pemasaran, Fathi mengungkap produknya tak hanya dipasarkan di wilayah Indonesia, tapi juga sudah dipasarkan hingga ke China, Kamboja, Malaysia, Jepang, dan Taiwan.

(prf/ega)