DPR Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang Hari Ini

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 09:23 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Gedung DPR (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

DPR RI akan menggelar rapat paripurna penutupan masa sidang IV tahun 2020-2021 hari ini. Selain penutupan masa sidang, ada sejumlah hal yang akan dibahas, salah satunya pengambilan keputusan RUU Kejaksaan RI.

"Agenda penutupan rapat paripurna pukul 09.00 WIB, dipimpin oleh Ketua DPR," ujar Sekjen DPR Indra Iskandar saat dimintai konfirmasi, Jumat (9/4/2021).

Ketua DPR Puan Maharani akan memimpin rapat paripurna penutupan itu. Indra mengatakan akan ada tujuh pembahasan dalam rapat penutupan nanti.

Pertama, pengambilan keputusan RUU tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Republik Indonesia dan Negara-negara EFTA (Comprehensive Economic Partnership Agreement Between The Republic of Indonesia and The EFTA States). Lalu akan ada laporan dari Komisi XI DPR atas hasil uji kelayakan terhadap kantor akuntan publik (KAP) yang diajukan BPK dan Menteri Keuangan.

Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan RUU Kejaksaan dan RUU tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Lalu laporan BURT DPR tentang Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) DPR RI Tahun 2022.

"Pengambilan keputusan terhadap RUU usul inisiatif Komisi III DPR RI tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usul DPR RI," bunyi agenda DPR.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga mengatakan akan ada pengambilan keputusan terkait pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian. Ditambah, pelantikan salah satu PAW dari PAN.

"(Agenda rapur) pertama PAW, lalu akan ada pembacaan surat surat presiden tentang antara lain untuk permintaan persetujuan perubahan nomenklatur kementerian," ujar Dasco.

Simak juga Video: 346 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Via Virtual-Fisik

[Gambas:Video 20detik]



(zap/knv)