Pembakar 3 Sekolah di Kabupaten Puncak Papua KKB Pimpinan Nau Waker

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 05:25 WIB
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua
Foto: Ilustrasi kelompok kriminal bersenjata (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua membakar tiga sekolah di Kabupaten Puncak Jaya. KKB yang membakar tiga sekolah tersebut merupakan kelompok yang dipimpin oleh Nau Waker.

"Pimpinan dia (Nau Waker). TNI-Polri akan terus bergerak, segera mungkin untuk mengejar KKB. Di mana TNI-Polri telah berhasil kuasai wilayah Waker di Intan Jaya kemarin," ucap Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudussy, kepada detikcom, Kamis (8/4/2021).

Iqbal menyebut Nau Waker berasal dari Intan Jaya yang dalam 2 tahun terakhir berada di Tembaga Pura. Nau sendiri merupakan bawahan dari pimpinan KKB Guspi Waker.

Iqbal menduga saat ini Nau Waker dan kelompoknya sedang menuju Ilaga. Sementara itu, kelompok Waker diduga lari ke daerah Beoga karena posisinya terdesak oleh aparat TNI-Polri. Selain melakukan pembakaran tiga sekolah, Nau cs juga melakukan pemerasan terhadap warga Beoga.

"2 tahun terakhir di Tembaga Pura. Karena dipukul mundur, dia mau balik ke Intan Jaya ke Illaga, mampir di Bioga bakar SD, SMP dan SMA. Senjata mereka stayer," katanya.

Nau Waker telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika karena sederet kasus kejahatan yang telah dilakukan. Salah satunya kasus penembakan di Tembagapura.

"Pada 2018, Guspi Waker memberi perintah kepada Nau Waker untuk melakukan penembakan di Mile 69 PT Freeport Indonesia di Tembagapura, dengan kerugian barang 1 buah kendaraan WLP. Polri telah melakukan uji laboratorium balistik terhadap senjata jenis steyer yang digunakan oleh Nau Waker," ujarnya.

Seperti diketahui, 3 sekolah di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, dibakar oleh KKB. Pembakaran dilakukan kemarin sore.

Mereka juga membakar rumah guru. Kini kondisi bangunan-bangunan itu disebut rata dengan tanah.

"Informasi terbaru sekira pukul 18.15 WIT, sekolah SD Jambul. SMPN 1 dan SMA 1 Beoga, serta rumah guru dibakar oleh KKB. Sudah rata dengan tanah kondisinya," jelas Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri kepada detikcom, Kamis (8/4).

Mathius memastikan TNI-Polri telah memburu para pelaku pembakaran. Mathius menambahkan, aparat di Puncak Jaya juga terus berupaya menjaga keselamatan warga.

"Kami buru pelakunya. Di samping itu kami terus berjaga demi keselamatan warga," ucap Mathius.

Simak Video: 18 Kasus Teror Dilakukan KKSB Sepanjang Februari 2021

[Gambas:Video 20detik]



(fas/rfs)