Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, 4 Wilayah Ini Mesti Waspada!

Herianto Batubara - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 17:12 WIB
ilustrasi kantor bmkg
BMKG (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi prakiraan cuaca terkait siklon tropis Seroja yang diprediksi mengalami peningkatan dalam 24 jam ke depan. Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) diminta waspada.

BMKG menyatakan wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Selain hujan lebat, gelombang setinggi 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa, Samudra Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur.

Kemudian, lanjut BMKG, tinggi gelombang 4,0-6,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa.

Berdasarkan analisis BMKG pada Kamis (8/4) pukul 07.00 WIB, posisi siklon tropis Seroja telah berada di Samudra Hindia sebelah selatan Bali atau 16,3 LS-112,6 BT atau sekitar 890 kilometer sebelah selatan-barat daya Denpasar. Dari perkembangan arah geraknya, siklon tropis ini cenderung bergerak menuju barat-barat daya dengan kecepatan 16 knots atau 29 kilometer per jam menjauhi wilayah Indonesia.

Adapun kekuatan siklon tropis Seroja ini terpantau 40 knots atau 75 kilometer per jam dengan tekanan 995 hPa.

Selanjutnya, menurut prediksi BMKG, dalam kurun 24 jam atau pada Jumat (9/4) pukul 07.00 WIB, posisi siklon tropis Seroja akan berada di Samudra Hindia sebelah selatan Bali atau 18,7 LS dan 110,4 BT atau sekitar 1.120 kilometer sebelah selatan barat daya Denpasar dan dipastikan menjauhi wilayah Indonesia. Kekuatannya diperkirakan akan mencapai 55 knots atau 100 kilometer per jam dengan tekanan 982 hPa.

"Melihat adanya hasil analisa dan prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG tersebut, maka pemangku kebijakan di daerah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan mengambil tindakan yang dianggap perlu guna mitigasi dan pengurangan risiko bencana untuk ke depannya," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan resmi, Kamis (8/4/2021).

Selain itu, lanjut Raditya Jati, masyarakat diminta waspada dan dapat mengantisipasi segala sesuatu dalam kaitan dengan potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca tersebut.

"Dalam hal ini, masyarakat diharapkan selalu memantau perkembangan data dan informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan mengikuti segala arahan dari pihak berwajib," jelasnya.

Simak video 'BMKG: Siklon Tropis Seroja Sudah Menjauhi Wilayah Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(hri/fjp)