3 Tersangka Baru Mafia Tanah di Kemayoran: Pendana hingga Penghubung

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 11:51 WIB
Polisi mengungkap identitas pendana mafia tanah di Kemayoran, Jakpus telah diketahui.
Polisi merilis kasus mafia tanah di Kemayoran, Jakpus. (Fathan/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Pusat mengembangkan penyelidikan kasus mafia tanah di Kemayoran, Jakarta Pusat. Setelah 9 orang ditetapkan sebagai tersangka, kini polisi menangkap 3 orang lainnya. Dengan bertambahnya 3 tersangka baru ini, total tersangka jadi 12 orang.

"Ada tersangka yang diamankan sesudahnya (3 tersangka lain), yaitu MY, D, dan E," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin mengatakan ketiga tersangka itu ditangkap dengan peran masing-masing. Tersangka D adalah penghubung antara tersangka kelompok preman MY, E, ADS, dan AS.

"Tersangka MY sebagai pengurus IKKI yang memberikan surat kuasa kepada ADS perihal menyelesaikan permasalahan lahan," kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis.

Sedangkan tersangka E adalah pendana operasional.

"Tersangka E yang mendanai seluruh operasional kelompok preman yang menduduki lahan tersebut," imbuhnya.

Ketiga tersangka tersebut ditangkap di 3 lokasi terpisah pada 22-24 Maret 2021.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Metro Jakpus mengungkap kasus premanisme terkait mafia tanah di Jalan Bungur Besar Raya Nomor 50, Kemayoran, Jakpus. Korban dalam kasus ini mencapai puluhan orang.

Lokasinya merupakan kawasan ruko-ruko perkantoran dan tempat kos. Polisi menyebut para penghuni diintimidasi hingga dipaksa menandatangani persetujuan pengosongan lahan dari para pelaku.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 9 tersangka. Salah satunya oknum pengacara berinisial ADS.

Polisi menyebut ADS adalah penggerak para preman. Preman-preman tersebut diperintahkan menduduki lahan tersebut oleh ADS.

Tonton juga Video: Mafia Rumah Senilai Rp 180 M, Polisi Tingkatkan Status Penyidikan

[Gambas:Video 20detik]

(mei/fjp)