Beda Nasib 2 Crazy Rich Buron KPK: Samin Tan dan Sjamsul Nursalim

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 11:39 WIB
Gedung baru KPK
Gedung Merah Putih KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Dalam beberapa waktu terakhir, KPK memberikan kejutan ke publik dengan menangkap salah satu buronan yang pernah masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Di sisi lain, kejutan lain yang disuguhkan KPK adalah menghentikan perkara kelas kakap terkait BLBI.

Dua kejutan KPK itu membuat nasib 2 buron KPK cukup berbeda, yaitu Samin Tan dan Sjamsul Nursalim. Siapa mereka?

Samin Tan menyandang status tersangka di KPK sejak 15 Februari 2019. Pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal itu diduga memberi suap Rp 5 miliar kepada Eni Maulani Saragih yang kala itu aktif sebagai anggota DPR.

Samin diduga memberi suap kepada Eni agar membantu anak perusahaan miliknya, PT Asmin Kolaindo Tuhup (AKT), yang sedang bermasalah. KPK mengatakan permasalahan itu terkait Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) Generasi 3 di Kalimantan Tengah antara PT AKT dan Kementerian ESDM.

Tersangka pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Samin Tan naik ke dalam mobil tahanan usai diperiksa dalam kasus dugaan suap terhadap mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (6/4/2021). KPK resmi menahan buronan KPK Samin Tan yang diduga memberi suap Rp5 miliar kepada Eni Maulani Saragih untuk kepentingan proses pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kalimantan Tengah. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.Samin Tan saat ditahan KPK. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

KPK menduga saat itu Eni, sebagai anggota DPR di Komisi Energi, menyanggupi permintaan bantuan Samin Tan. Eni diduga berupaya mempengaruhi pihak Kementerian ESDM, termasuk menggunakan forum RDP dengan Kementerian ESDM, di mana posisi Eni adalah sebagai anggota Panja Minerba di Komisi VII DPR.

Namun setelahnya Samin Tan beberapa kali mangkir dari panggilan KPK. Akhirnya KPK memasukkan nama Samin Tan ke daftar pencarian orang (DPO) sejak 6 Mei 2020.

Sejak saat itu, Samin Tan menyandang status buron KPK. Setelahnya hampir setahun kemudian atau tepatnya pada 5 April 2021 Samin Tan ditangkap KPK saat sedang ngopi-ngopi di salah satu kafe di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

"Tim bergerak menuju ke sana, ke kafe tersebut, dan benar ada ditemui di sebuah ruangan tersangka SMT (Samin Tan) ini dengan beberapa orang," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan pada Rabu (7/4/2021).

Pelarian Samin Tan sebagai buron pun berakhir sudah. Namun ada pula orang yang tadinya berstatus buron KPK malah saat ini bisa bernapas lega. Siapa dia?

Simak Video: Usai Buron 2 Tahun, Samin Tan Kini Ditahan KPK

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2